Hobi mengedipkan matanya, begitupula Taehyung. Keduanya bangun dari tempat berbaring. Menatap makhluk-makhluk di sekitar mereka yang menangis karena keduanya sempat tertidur.
Hobi melirik ke arah Nadine yang menangis di rangkulan Chanyeol. Kemudian, makhluk itu langsung bangkit dan menendang tangan Chanyeol. "Jangan sentuh milikku!" Ucap Hobi mutlak yang membuat Chanyeol menyeringai.
"Hey bung, harusnya kau berterimakasih karena aku berbaik hati menghapus air mata kekasihmu." Chanyeol meringis akibat tendangan Hobi.
Tak mengindahkan ucapan Chanyeol, Hobi menatap Nadine dan memutar-mutar tubuh kekasihnya. "Kau tak apa? Ada yang terluka? Kenapa bisa sama makhluk brengsek itu? Kau diapakan sama vampire genit itu?"
Nadine melotot tak paham. Ada apa dengan pacarnya ini?
"Yakk!" Chanyeol memukul belakang kepala Hobi. "Dibilang aku nggak ngapa-ngapain." Dan berlanjut dengan keduanya beradu mulut.
Yoongi yang melihat Chanyeol dan Hobi saling mengatai satu sama lain menyipitkan matanya sambil tangannya bersedekap dada.
"Dia udah bangun. Kenapa nggak disamperin? Tadi nangisin?" Ledek Jimin dengan ketawa khasnya.
Yoongi cemberut lucu, "Aku nggak nangisin dia. Aku tadi nangis soalnya kalau dia mati nggak ada yang siramin pohon apel dibelakang kerajaan." Dan jawaban Yoongi sukses buat Jimin tertawa lebih lebar.
"Tuan kembali." Ucap Cathrine lirih kepada Taehyung.
Taehyung tak tersenyum sama sekali. Makhluk tampan itu diam dengan tatapan tajam yang menatap Cathrine dari atas ke bawah.
Cathrine yang merasa di perhatikan merasa tak enak sendiri. Makhluk cantik itu menggaruk tengkuknya kasar. "Aku minta maaf telah membuat semuanya bingung. Aku minta maaf telah membuat keributan dan kesalahpahaman. Aku minta maaf karena membuat kamu dan Hobi celaka. Maaf, aku hanya bisa menyusahkan."
Taehyung tak menjawab ucapan panjang lebar Cathrine. Makhluk itu masih setia dengan tatapan tajamnya yang sama sekali tak bisa Cathrine baca.
"Aku akan kembali ke ibu angkatku bareng sama Nadine. Aku akan pergi jauh biar kamu bisa nyaman disini lagi. Toh tugasku juga udah selesai. Aku nggak ada keperluan apa-apa lagi disini, jadi aku bakal..."
"Kata siapa kau tak ada keperluan?" Taehyung memotong ucapan Cathrine. Makhluk tampan itu berjalan mendekat. "Kata siapa kau bisa pergi seenaknya setelah penantian lamaku? Kau pikir setelah kau membalas dendam orang tuamu, kau bisa kembali begitu saja? Darahmu disini, disini tempatmu, bukan di tempat ibu angkatmu."
Mata Cathrine terbelalak. "Tapi aku harus sekolah, terus ibuku..."
Ucapan Cathrine kembali terpotong kala bibir tebal taehyung mendarat tepat di bibir Cathrine dan menciumnya cukup ganas.
Cathrine bingung harus bereaksi seperti apa. Makhluk itu hanya diam dan mengatur nafas dan detak jantungnya saat Taehyung semakin memperdalam ciuman keduanya.
Ciuman terputus. Cathrine meraup udara yang rasanya kosong di paru-parunya. Taehyung menyatukan kening nya dengan kening Cathrine. Jari tangannya mengelap saliva yang membekas di sekitar bibir Cathrine.
Nafas Taehyung menyapu lembut di wajah Cathrine. Makhluk cantik itu memejamkan matanya dan menikmati detak jantungnya dan Taehyung yang saling beradu irama.
"Tetap lanjutkan sekolahmu, tetap berteman dengan Nadine, tetap bertemu dengan ibu angkatmu, tapi kau harus tinggal disini bersamaku." Cathrine hendak menjauhkan tubuhnya dari Taehyung. Tapi, makhluk tampan itu semakin mengeratkan pelukannya pada pinggang ramping Cathrine.

KAMU SEDANG MEMBACA
Are You Human? #TaehyungKim ✔
FantasyTAMAT. ✔ Pembaca diharap bijak!!! Beberapa scene mungkin kurang nyaman untuk beberapa pembaca. *** "Aku tahu dibalik dunia yang nyata, pasti ada dunia yang tidak nyata. Tempat berkumpulnya makhluk makhluk yang hanya ada di dalam novel maupun film...