“Katakan padaku Tuan Taehyung!”Makhluk itu diam dengan tatapan yang tak bisa ku artikan.
“Tuan Yoongi menceritakan semuanya. Apa-apaan ini? Aku, Catherine bagian dari kalian?” Tanyaku berulang dengan jari telunjuk menunjuk diriku sendiri. “Aku ini manusia, bukan vampire apalagi fairy macam kalian!” Bentakku sambil meremat rambutku kuat.
Sesaat setelah apa yang Yoongi beritahu pada ku juga pada Hobi di tempat penyimpanan buku tadi, Hobi langsung menyeretku keluar. Tidak peduli meski langkah kami terhalang oleh badan Yoongi yang menutupi pintu keluar, tapi Hobi, anak itu juga punya tenaga kuat yang bisa menyingkirkan Yoongi dengan tendangannya.
Ya… Hobi menendang Yoongi dari pintu lalu menyeretku keluar dari tempat itu.
Ngomong-ngomong, aku baru tahu Hobi sekuat itu.
Selama di perjalanan menuju kamar, Hobi dan aku terdiam dengan pikiran masing-masing. Hingga kami sampai di kamar dan Nadine sudah membereskan barang-barang kami. Aku tahu, Nadine, pasti tahu tanpa perlu kuberitahu.
Aku menangis di pelukan Nadine. Masih belum paham apa yang Yoongi katakan. Masih berharap bahwa ini hanya mimpi semata. Aku manusia. Kodrat ku manusia. Bukan bagian dari makhluk-makhluk ini.
Tangisku mungkin terlalu keras, hingga Tuan Taehyung datang dan menghampiriku ke kamar. Tuan itu diam, tidak mengucapkan sepatah katapun. Hanya berdiri di ambang pintu, dan menonton ku menangis di pelukan Nadine.
“Cathrine..” Taehyung berjalan mendekat. Mencoba menggapai kepalaku. Namun, langkahnya di hentikan oleh Hobi.
“Bicara dari situ. Jangan mendekat ke arah kami.” Ucap Hobi dengan nada tegasnya.
Helaan nafas terdengar berat. “Yang dibilang Yoongi benar. Kau, anak dari John dan Arneita. Pasangan terlarang yang berasal dari tempat kami, fairy dan vampire.”
“Jangan bicara omong kosong!” Nadine ikut menyangkal. “Aku tahu Cathrine. Dia tidur layaknya manusia biasa, dia makan sama dengan makanan kami. Dia mengantuk, dia juga merasa lapar. Dia pernah sakit, dia juga bisa ngerasain lelah, dia ini manusia!” Bentak Nadine di akhir kalimat.
“Aku tahu.” Jawab Taehyung pelan. “Aku tahu Cathrine seperti itu. itu karena Cathrine istimewa.”
“Cih!” Decih Nadine.
“Catherine melakukan semua aktivitas layaknya manusia pada umumnya. Tapi tetap, darah Cathrine berbeda dari kamu.” Jelas Taehyung menatap mata Nadine. “Cathrine punya campuran darah yang istimewa. Dari kami, juga dari keluarga Felix. Jika waktu sudah tepat, akan ada pertempuran yang akan memperebutkan hidup Cathrine. Dan pertempuran itu, akan terjadi tepat diumur Cathrine yang ke 17 tahun.”
Aku mengangkat wajahku. Jika seperti itu, berarti…
Sebentar lagi.
Aku bangkit dari tempatku bersimpuh, berdiri dengan kaki yang sedikit bergetar, lalu berjalan mendekat ke arah Taehyung.
“Apa yang terjadi jika aku ikut dengan keluarag Felix?”
Setidaknya, aku harus tahu detail nya.
“Kau akan dibinasakan tepat disaat bulan berbentuk sempurna. Darahmu akan diambil di bawah cahaya bulan purnama. Darahmu akan digunakan untuk memperkuat kekuatan Raja Vampire. Darahmu akan membuat Raja Vampire kuat dan tidak terkalahkan.”
Sedikit merinding mendengarnya.
“Lalu?”
“Jika kau menetap disini. Di kerajaan ku, dan menjadi pendampingku, kau akan aman.”
Dahiku mengernyit.
“Kau akan abadi bersama kami. Dan ayahku, King Namjoon akan memperbaharui darahmu dan menyatukannya dengan darahku.”
Aku terdiam.
“Kau, bisa hidup dengan ku disini tanpa takut mati. Lalu kehidupan tak kasat mata itu, akan kembali berjalan normal. Kutukan akan hilang, lau para vampire itu tidak akan berani mengusik lagi.”
“Sesimple itu?” Taehyung mengangguk. “Lalu bagaimana jika aku mati?”
Taehyung terdiam. Menatap mataku yang juga menatap nya. “Semua yang berhubungan denganmu akan musnah.” Tubuhku menegang. “Semua yang pernah bersentuhan juga yang dekat denganmu, akan hilang.”
“T-termasuk?”
Taehyung diam, lalu melirik ke arah belakang ku. “Nadine, teman-teman sekolahmu, juga ibu asuhmu.”
Aku menoleh ke belakang menatap Nadine. Bisa kulihat Nadine menunjukkan wajah terkejutnya. Tidak kusangka, aku akan terjebak dalam permainan dongeng ini.“Ibu ku manusia?” Tanyaku pelan.
“Ibumu manusia. Manusia seperti Nadine.” Taehyung menghela nafas pelan. “Ibumu mau menukar hidupnya untuk merawatmu.”
Dahiku mengernyit lagi. “Kau bilang cerita John dan Arneita sudah berjalan beratus tahun lamanya, tapi kenapa aku baru berumur tujuh belas tahun? Harusnya aku sudah berumur ratusan tahun juga, sama seperti mu.”
Taehyung terdiam. Tuan itu tak menjawab pertanyaanku. Mata tajamnya menatap ke arahku, tetapi mulutnya bungkam.
Ini salah satu bukti tidak masuk akal yang harus kucurigai. Tuan Taehyung bilang aku pengantinnya, Tuan Yoongi bilang aku bagian dari mereka, tapi kenapa aku baru berumur tujuh belas tahun? Dimana umur ku sisanya?
“Kau, dilindungi dalam sebuah kotak kaca yang terbuat dari setengah kehidupan ayah dan ibumu.”
Bibir ku kelu mendengar ucapan itu. Badanku melemas, semua organ tubuhku terasa mati rasa. Penjelasan itu…
“Kau diabadikan tanpa tumbuh di dalam sisa kehidupan ayah dan ibumu.”
Hobi.
“Kau di sembunyikan dari dunia gelap yang masih mengincarmu meski jasad Arneita ditemukan di Selat Malaka. Kau, baru dibangkitkan saat aku menemukan ibu asuh yang dengan rela mengasuhmu dan menukar seluruh hidupnya untukmu.”
“Yhaa..” Nadine menatap sinis. “Jangan bicara yang bukan-bukan. Kau pikir, kau sedang membuat cerita fiksi? Kau diam saja, kau tidak tahu apapun.” Ucapan Nadine membuatku melangkah ke arah Hobi.
“Hobi… kau bicara apa?” Tanyaku pelan.
Hobi menunduk. Tidak menatapku pun juga menatap Nadine. Tapi sepersekian detik, wujud Hobi yang biasa kami kenal, berubah.
Punggung Hobi, mengeluarkan sayap putih mirip dengan sayap Tuan Taehyung.
Aku dan Nadine tersentak kaget.
Kami berdua mundur hingga tubuh kami membentur ranjang tempat tidur. Aku dan Nadine tersungkur di lantai. Badan kami bergetar hebat. Hobi, teman ku, pacar Nadine yang selama ini kami kenal ternyata…
“Maaf…” Suara Hobi terucap lirih. Kepala yang tadi menunduk kini terangkat pelan. Dari sini, dari tempat ku dan Nadine bersimpuh bisa sangat jelas ku lihat bola mata Hobi berubah warna. Aqua, warna bola mata yang sangat menyejukkan.
Mata itu menatap ke arah kami sendu. Nadine diam seribu kata. Pandangannya menuntut banyak penjelasan dari Hobi. Aku tahu, karna akupun juga membutuhkan banyak penjelasan dari orang itu.
Setelah Felix, tetanggaku yang ternyata identitas aslinya adalah vampire. Kini, Hobi temanku identitas aslinya adalah fairy.
Sebenarnya, ini apa?
Kenapa semua orang yang ada di sekitarku banyak menyimpan rahasia yang membuat kepalaku pening?
Dunia ini, sebenarnya apa?
***
Bumi itu bulat apa datar?

KAMU SEDANG MEMBACA
Are You Human? #TaehyungKim ✔
FantasyTAMAT. ✔ Pembaca diharap bijak!!! Beberapa scene mungkin kurang nyaman untuk beberapa pembaca. *** "Aku tahu dibalik dunia yang nyata, pasti ada dunia yang tidak nyata. Tempat berkumpulnya makhluk makhluk yang hanya ada di dalam novel maupun film...