Taehyung melangkahkan kakinya memasuki Villa Viking atau yang sekarang sudah berubah menjadi istana mewah dan megah dengan banyak makhluk-makhluk kecil berterbangan di sekitar istana.
Dibelakangnya, tampak satu makhluk yang juga mengikutinya dengan tatapan yang sangat lesu.
Sorot mata bening menenangkan yang biasa terpancar kini tampak sangat redup. Mimik muka yang biasa cerah dengan senyum manis bak matahari itu pun luntur. Bahkan, muka tampan keduanya cukup menyeramkan untuk ukuran makhluk fairy yang ramah.
Yoongi menatap kedua saudaranya yang baru saja memasuki istana.
Sinar matahari malu-malu masuk melalui jendela yang sengaja di buka lebar. Angin semilir bekas kepakkan sayap Taehyung dan Hoseok pun ikut mengoyangkan rambut Yoongi.
“Kalah?” Satu kata lolos dari mulut Yoongi yang berhasil menyulutkan kembali emosi Taehyung.
Mata itu berkilat dengan kilatan warna merah. Tanda bahwa dirinya sedang marah.
“Tidak ada kata kalah dalam kamusku.” Ucapnya penuh angkuh yang di balas kekehan ringan dari bilah tipis Yoongi.
“Lalu, dimana pengantinmu?” Mata Taehyung kembali berkilat. Ia tak suka kekalahan. Ia tak suka kehilangan. Dari kecil, King Namjoon selalu mengajarinya untuk merebut apa yang seharusnya menjadi miliknya.
Apapun itu, entah sesuatu yang kecil atau sesuatu yang besar. King Namjoon tidak menginginkan anaknya mengalah atau menyerah. King Namjoon selalu menginginkan anak nya menang dalam semua hal. Tidak ingin anak-anak nya kalah atau juga dikalahkan.
Bukan bermaksud mendidik anak-anak nya menjadi pribadi yang sonbong dan angkuh. King Namjoon hanya ingin anaknya terus berusaha untuk mendapatkan apa yang menjadi hak nya dan apa yang diinginkannya.
Beruntung, anak-anak tampan didikan King Namjoon tidak salah mengartikan maksud sang raja.
“Kau mendengar?” Suara Hoseok di belakang punggung Taehyung buat Yoongi melirik dengan kerutan di dahi.
“Taehyung, kau dengar apa yang diucapkan Cathrine?”
Taehyung tak menjawab pertanyaan Hoseok.
Hoseok tersenyum sinis menatap Taehyung dari belakang. “Rupanya, anak itu lebih pintar dari kita semua.”
Hoseok melangkahkan kakinya berjalan mendekat ke arah Taehyung. Mata sebening aqua itu kembali bersinar. “Selama aku mengenal dan menjaga Cathrine, aku tidak tahu kalau Cathrine punya darah lebih jahat dari para vampire.”
Yoongi tertegun mendengar penuturan Hoseok. Jika apa yang Hoseok bilang adalah benar maka…
“Darah vampire di tubuh Cathrine lebih mendominasi daripada darah fairy.” Yoongi terdiam seribu bahasa.
Tidak pernah sekalipun terpikir jika darah yang ada di tubuh Cathrine lebih kental darah vampire daripada darah fairy.
Hoseok menjaganya selama ini. Hoseok mengontrolnya selama ini. Dan semua kegiatan Cathrine berada di bawah pengawasan kerajaan fairy, termasuk Taehyung dan King Namjoon.
Namun siapa sangka. Dua darah dalam satu tubuh makhluk bisa mengalahkan darah murni tanpa campuran.
Anak itu terlalu pintar mengelabuhi. Anak itu terlalu pintar membohongi semua manusia juga makhluk yang ada di sekitarnya.
Hidup di dalam kerajaan fairy dengan semua manipulasi ekspresi pun juga tak terendus sama sekali. Semua makhluk, berada dalam bayang-bayang kebohongan Cathrine.
Ketakutan yang anak itu ciptakan selama ini, kengerian yang anak itu ciptakan selama ini, pun juga kekhawatiran yang anak itu ciptakan, rupanya rencana yang ia buat untuk menghancurkan semua kerajaan.

KAMU SEDANG MEMBACA
Are You Human? #TaehyungKim ✔
FantasyTAMAT. ✔ Pembaca diharap bijak!!! Beberapa scene mungkin kurang nyaman untuk beberapa pembaca. *** "Aku tahu dibalik dunia yang nyata, pasti ada dunia yang tidak nyata. Tempat berkumpulnya makhluk makhluk yang hanya ada di dalam novel maupun film...