It's Halu Time - The New Era

1.8K 130 30
                                        


Semua ada waktunya, tinggal menunggu saja.


⏯️⏯️⏯️

"Bee. Rambut aku bagusnya diikat atau diurai?" Tanya Shani pada Beby yang menunggunya dari tadi.

"Diapain aja bagus." Jawab Beby seadanya lebih sibuk memainkan handphonenya.

"Ih seriusan. Jangan main hp terus."

Terpaksa Beby menghampiri Shani yang berada di depan meja riasnya.m"Kamu nyamannya gimana? Kita cuma mau latihan, mendingan diikat sih, biar gak gerah juga." Sarannya.

"Hm.. Okay."

"Biar aku aja." Beby mendahului Shani mengambil ikat rambut.

"Aku gak tembem kan kalau rambutnya diikat?" Tanya Shani ketika Beby mulai meraih helaian rambut panjangnya untuk disatukan.

"Ceritanya insecure nih?"

"Cuma ngerasa pipi aku makin tembem."

"Emang."

"Kamu bilang aku gendut gitu?"

"Engga, Cani.. Kamu malah makin manis gini." Puji Beby selesai mengikat satu rambut Shani dan merapikan poni rambutnya. "Lucu nih."

"Thanks gombalannya."

"Tiap aku muji kamu selalu dianggap gitu deh."

"Siapa suruh kamu sering modusin member lain juga? Template tau!"

"Kalau mereka beda. Kamu kan special."

"Dikira martabak kali, special." Cibir Shani.

"Kamu bukan sekedar special, tapi sempurna juga."

"Iyain deh.. Ayo berangkat." Ajak Shani.

"Masih lama tau." Dengan agak mendunduk Beby menunduk memeluk pundak Shani.

Mereka saling memandang dari pantulan cermin.

"Terus ngapain?"

"Mau peluk kamu."

Shani mengerutkan keningnya. Tidak biasanya Beby bersikap lebih manja seperti ini. "Lagi ada masalah?"

Beby tak menjawab. Ia hanya tersenyum tipis.

"Aku mungkin bukan Ka Gaby yang jadi tempat curhat kamu. tapi kalau kamu butuh, aku ada untuk kamu." Ucap Shani lembut.

"Aku cuma capek."

"Kenapa?"

"Kamu tau kan selama aku jadi kapten udah berapa banyak member yang umumin grad, bahkan sahabat dekat aku." Cerita Beby. "Lumayan berat buat itu."

"Jangan terlalu dipikirin, tuh jidatnya makin lebar." Ledek Shani sambil tertawa. "Becanda, jangan turunin aku ke academy, Capt."

"Ck. Mana mungkin aku mau pisah sama kamu."

Shani meraih tangan Beby yang tadi memeluk bahunya dan mengenggamnya. "Jadi kapten itu tanggung jawab yang besar, banyak orang percaya sama kamu, termasuk aku juga yakin kamu bisa bantu JKT48. Belum nyerah, kan?"

"Aku belum ngelakuin apa-apa, masa udah nyerah? Gak mungkin lah."

"Makanya cerita, jangan dipendam sendiri."

"Iya, Cani.. Ini kan aku cerita."

"Emang seberat itu ya?"

"Mau coba jadi kapten?"

To Be Continued [ShanBee]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang