Chapter 31 - Like Father Like Son

2.2K 508 57
                                        


REYNA POV

Saat ibuku membuka pintu kayu besar yang diukir dengan desain yang sangat indah, aku benar-benar terkesima ketika melihat gaun tante Nayeon. Ibuku benar. Gaunku tidak ada apa-apanya dibanding gaun tante Nayeon. Tante Nayeon terlihat sangat cantik dengan gaun pernikahannya. Dia bahkan tidak terlihat seperti orang yang sudah memiliki anak remaja.

Ibuku benar-benar desainer yang hebat. Desain gaun tante Nayeon benar-benar unik. Gaun bagian belakangnya sangat panjang dan ada banyak sekali manik-manik Swarovski disekeliling gaun. Saat aku melihat desainnya lebih detail, aku melihat ada bunga dan lingkaran yang dengan hati-hati dijahit ke bagian atas gaun. Ibuku benar-benar bekerja keras untuk gaun ini. Ini adalah salah satu dari gaun yang terindah yang pernah kulihat. Warna bunganya cocok dengan mata tante Nayeon.

"Wow, anda benar-benar terlihat cantik, tante Nayeon." aku memujinya.

Dia tersipu dan tersenyum padaku.

"Kau juga benar-benar terlihat cantik, sayang. Aku tidak bisa percaya kalau gaunnya secantik ini. Ibumu benar-benar desainer yang hebat!" katanya.

Kami semua tertawa karena perkataannya, lalu ibuku dan aku membantunya menata rambut dan make-up. Kyulkyung juga membantu, tapi dia tidak terlihat senang. Aku pikir dia tidak menyukai kenyataan kalau aku membantu ibunya, karena aku ingat apa yang Wooseok katakan beberapa saat lalu.

Aku tahu aku terus mengatakan kalau Kyulkyung bukanlah seorang gadis yang ideal, apalagi dengan perilakunya, tapi bagaimana kalau dia benar-benar mencintai Wooseok? Aku menghilangkan pikiran itu karena itu bukanlah urusanku dan aku tidak memiliki niat untuk mencampuri hubungan mereka. Aku sebenarnya menerima hubungan mereka tapi aku tidak akan mengelak kalau aku masih berharap Wooseok merasakan hal yang sama padaku.

Setelah yang kurasa satu jam, tante Nayeon sudah siap. Kami hanya menunggu untuk saat yang tepat.

"Oh my, aku tidak tahu kenapa aku sangat gugup. Padahal ini bukanlah kali pertama aku menikahi seseorang." kata tante Nayeon.

Kami semua tertawa dan memberitahunya agar tetap tenang.

"Semuanya akan baik-baik saja. Mereka akan menyukaimu!" Ibuku meyakinkannya.

Aku belum bertemu dengan Seungwoo sampai sekarang. Aku bertanya-tanya sedang dimana dia sekarang. Mungkin dia juga sedang membantu Ayahnya. Aku belum sempat berterimakasih padanya untuk apa yang dia lakukan. Oh yah, kami akan mempunyai banyak waktu bersama sepanjang pesta pernikahan jadi kupikir itu bukan masalah. Aku membayangkan apa yang dia pikirkan tentangku saat dia melihatku dengan gaun ini hari ini..

"Rey sayang, apa kau mendengarkanku?" ibuku bertanya.

"Oh, maaf bu. Aku hanya sedang memikirkan sesuatu."

"Sesuatu atau seseorang?" Ibuku tersenyum melihatku.

Aku mengabaikan pertanyaannya dan tertawa.

"Apa yang kau katakan tadi?"

"Kubilang, aku akan keluar untuk memastikan kalau semuanya baik-baik saja. Kau bisa bergabung bersama tante Nayeon dan kau bisa membiarkan orang-orang melihatmu saat acaranya dimulai."

"Oh, baiklah bu." kataku sembari mencium pipinya.





--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------





SEUNGWOO POV

Acaranya akan dimulai dan aku belum bertemu Reyna. Aku membayangkan betapa cantiknya dia hari ini. Aku tidak bisa meninggalkan tempat ini karena aku adalah pendamping ayahku dan aku harus tetap berada di sisi ayah. Apakah dia menerima teleponku? Bagaimana caraku menemuinya? Bagaimana jika dia tidak menerima teleponnya? Haruskah aku menanyakan padanya tentang itu? Tidak, aku akan menanyakannya setelah pernikahan. Ini bukanlah waktu yang tepat untuk memberitahunya.

Amor SilencioTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang