👑Fallen Leaves👑
Pagi itu, Eum Na berdiri dekat aula istana utama.
45 hari terlewati, kali ini Eum Na kembali menemui kepala pelayan atas permintaan kepala pelayan sendiri.
"Berkemaslah, esok pagi kau akan ikut rombongan mempelai Putri Beom In ke Dinasti Baekje."
Matanya membelalak. "Ta-tapi Bu kepala–"
"Kau hanya pelayan di sini dan ini perintah langsung dari Pangeran Beom Hyuk," sahut Kepala Pelayan, agak ketus di dengar.
"Beom Hyuk??" tanya Eum Na.
"Apa kau sekurang ajar ini hingga berani-beraninya memanggil seorang Pangeran dengan namanya?!" hardik Kepala Pelayan.
Eum Na menunduk, gadis itu sudah terbiasa dengan panggilan Beom Hyuk, Pangeran bodoh serta Pangeran palsu selama ini; tidak benar-benar ia pikirkan kalau Beom Hyuk adalah Pangeran sungguhan. Kenapa bisa seceroboh ini?!
"Maaf Bu kepala, bukan maksud saya seperti itu." Eum Na membungkuk takut, Kepala pelayan hanya melihatnya dengan wajah datar, lalu pergi dari tempat tersebut.
Eum Na kembali pada pekerjaannya. Kali ini pekerjaan mereka membereskan istana Pangeran dan istana Kaisar.
Di istana Kaisar, Eum Na terlihat murung. Tentulah, anaknya belum genap dua bulan sudah harus ia tinggalkan selama beberapa hari. Bagaimana ia tak khawatir?
Ryung Rae menyenggol Eum Na, Eum Na tersenyum. Kemudian, datanglah Pil Nam dan Song Kang mendekat.
"Kau kenapa Eum Na-ssi?" tanya Song Kang.
Eum Na menggeleng.
"Oh, ya. Kau akan ikut rombongan kerajaan ke Baekje, kan?" sela Pil Nam.
Eum Na melihat gadis itu, menghentikan aktivitasnya mengelapi barang-barang di istana Pangeran, kenapa ia bisa tahu? "Darimana kau tahu?"
"Banyak dayang yang ingin ke sana, mereka mengosipkan setiap dayang yang diajak."
Eum Na menghela nafas.
"Sepertinya kau tidak sebahagia yang kupikirkan," komentar Ryung Rae, memakai bahasa Yuan.
Eum Na duduk di bangku. "Jujur saja aku senang bisa jalan-jalan ke sana, tapi kalian tahu anakku masih kecil. Sepertinya aku tidak bisa menolak perintah ini."
Song Kang dan yang lain pun baru menyadari itu, Eum Na sudah cukup lama berteman dan satu pekerjaan dengan ketiganya. Gadis itu juga menceritakan kalau ia sudah memiliki anak. Seringkali mereka bertiga menemui Eum Na untuk menjenguk Ryeon.
"Buruk kalau kau tidak mematuhinya. Itu bisa di anggap pemberontakan," ungkap Song Kang.
Eum Na memejamkan matanya sejenak. "Aku kesulitan meninggalkan Ryeon dalam jangka waktu lama."
"Ryeon masih mudah jatuh sakit, Eum Na-ya?" tanya Pil Nam.
"Dia sudah lebih baik dari baru-baru di lahirkan dulu. Tetap saja, aku tidak mungkin menitipkan Ryeon pada tabib Ong sepenuhnya."
3 teman Eum Na itu terlihat berpikir. Lalu, Ryung Rae menjentikkan jarinya. Semua melihat Ryung Rae.
"Bagaimana kalau bergantian dengan kami??"
.oOo.
Akhirnya, sesuai kesepakatan Eum Na dan ketiga temannya. Perempuan itupun pergi ke Dinasti Baekje bersama rombongan mempelai perempuan. Kaisar juga turut mengantar kepergian Kakak perempuannya itu, Beom In.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fallen Leaves | LENGKAP✓ |
Historical FictionKisah ini berawal dari kalahnya kelompok pemberontak Ruosi dengan Dinasti Goryeo. Atas kekalahan tersebut, kelompok Ruosi harus memberikan upeti kepada Goryeo, berupa harta, uang serta orang-orang Ruosi, termasuk Puteri pemimpin Ruosi atas permintaa...
