.oOo.
BRUKKK!
Soo Hyuk jatuh ke tanah penuh debu. Seseorang menendangnya dari samping sebelum ia menebas kepala pria tadi.
Beom Jun.
Kaisar yang lengser karena kabar kematiannya hari ini berdiri tegap disini, di tanah pemerintahan Goryeo.
Soo Hyuk tertawa jahat. Pantas saja orang-orang mau mempertaruhkan nyawanya memberontak pemerintahan yang Soo Hyuk pimpin.
Siapa yang tidak tahu Beom Jun di tanah ini? Bahkan pria itu terkenal hingga negeri seberang. Pria dengan beribu kenalan berpangkat itu, latar belakang dan terkenal akan kebijaksanaannya. Siapa yang tak mau di pimpin oleh Beom Jun?
Pria yang beberapa waktu lalu di tunjukkan Tuan Yoon pada Tuan Wang ternyata adalah Beom Jun.
Siapapun itu, Tuan Wang pasti akan menolak menjadi bagian dari pemberontak. Apalagi pemerintahan Goryeo di bawah kuasa Yuan.
Tapi saat sosok Beom Jun muncul. Entah itu Yuan sekalipun yang akan mereka lawan, Tuan Wang sudah pasti akan ikut berperang. Baginya Beom Jun adalah segala hal, bagai menemukan mata air di tengah gurun.
Apalagi dalam hal merebut kembali Goryeo, sekalipun nanti akan kembali memanas dengan Yuan. Mereka akan menerima konsekuensinya.
Beruntung kali ini negeri Yuan sedang mengalami masalah besar, dimana terjadi serangan krisis yang dahsyat dan kerusuhan akibat pemerintahan yang kotor. Tersiar kabar bahwa negeri itu juga mengalami pemberontakan berkali-kali akhir-akhir ini.
Memanfaatkan hal itu, Beom Jun pun bergerak cepat. Setidaknya negeri itu juga membutuhkan waktu untuk pulih di tengah masalah besar yang menimpa.
Selama ini Beom Jun menunggu, mengumpulkan orang dan mengecek secara berkala keadaan Yuan sendiri, berlatih serta membakar tekad para pengikutnya.
Akhirnya hari ini tiba setelah bertahun-tahun lamanya menahan diri.
Soo Hyuk dan Ibu Suri sekarang berada di balai pengadilan untuk mendapat hukuman. Seluruh orang berkumpul menyaksikan, mencaci dan memaki. Meluapkan segala kekesalan mereka pada kedua orang ini. Bahkan dari rakyat ada yang melemparinya menggunakan batu.
Pengikut Kaisar Jun mengatakan bahwa Kaisar harus segera mengikuti upcara kekaisaran sesuai adat meski dalam keadaan seperti ini.
Tentu Beom Jun mengiyakan, bagaimanapun mereka tak boleh terlena.
Sebelum pergi mengikuti Bong Ho, Beom Jun sempat menyampaikan perintahnya pada Tuan Wang.
******
Cahaya temaram masuk pelan-pelan seirama dengan mata yang semula terpejam pun perlahan membuka.
Eum Na.
Ia membuka matanya, mengumpulkan kesadarannya sejenak dan mendapati ruang yang agak asing di penglihatannya.
Eum Na mengedarkan pandangannya ke seisi ruangan.
Ia diam, menyadari bahwa tempatnya berada sekarang ini bukanlah di istana. Eum Na menepuk-nepuk pipi dan kepalanya, berharap dapat memikirkan sesuatu tentang tempat ini. Eum Na seolah pernah melihat ornamen sederhana dalam ruang ini, ia yakini kalau tempatnya terdampar sekarang adalah ruang tamu. Berarti jelas kalau ini rumah, entah penginapan atau rumah. Intinya seperti itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fallen Leaves | LENGKAP✓ |
Fiction HistoriqueKisah ini berawal dari kalahnya kelompok pemberontak Ruosi dengan Dinasti Goryeo. Atas kekalahan tersebut, kelompok Ruosi harus memberikan upeti kepada Goryeo, berupa harta, uang serta orang-orang Ruosi, termasuk Puteri pemimpin Ruosi atas permintaa...
