🍃FALLEN LEAVES🍃
"Sebelumnya terasa benar-benar hampa dan meremang kerajaan ini, sekarang rasanya hangat."
.
Utusan dari Goryeo mendatangi kelompok Ruosi.
"Salam, Tuan. Saya di utus atas perintah Ibu Suri."
Wu Chen bertanya, "Ada apa gerangan?"
"Pernikahan Nona Eum Na dengan Yang Mulia akan segera di laksanakan, mohon perkenankan saya memperkenalkan adat pernikahan dinasti Goryeo."
Karena keluarga besan bukan orang Goryeo, Ibu Suri menyusun rencana untuk memperlancar pernikahan Kaisar.
"PERGILAH! Keluarga saya tidak akan kembali ke sana," jawab Bai Si Fan, ketus.
"Ibu, bagaimana bisa kita tidak mendatangi pernikahan adik?!" Xiao Ning tidak setuju.
Wu Chen menahan lengan istrinya, menandakan kalau Sang istri lebih baik diam dan tenang.
"Baiklah."
"Suamiku! Apa yang kau katakan?!" matanya melotot, tak terima akan keputusan Wu Chen.
"Mari masuk, saya merasa lelah hari ini." Wu Chen mempersilahkan utusan itu untuk masuk ke kediaman mereka.
Wu Chen tengah beristirahat dalam kamarnya.
Xiao Ning masuk, memberi salam hormat dan duduk anggun di hadapan Sang ayah.
"Terimakasih atas keputusan Ayah!"
Wu Chen tersenyum.
Xiao Ning kembali berujar, kali ini lebih hati-hati. "Ayah, keputusan Ayah tidak punya niat lain bukan?" Xiao Ning hanya takut Ayahnya punya rencana lain.
Wu Chen menghelakan nafas, berat dan lelah.
"Eum Na ... Ia akan bahagia bersama Kaisar, saya tidak ingin mengecewakan Kak Zu Yu. Gadis itu juga harus bahagia."
Xiao Ning tersenyum penuh arti.
******
Hari itu akhirnya tiba, pagelaran cukup mewah di tata serapi mungkin.
Ibu Suri telah memberikan wejangan serta petuah bijak pada Kaisar.
Upacara Agung segera di mulai, perempuan itu sudah siap dengan hanbok pernikahan serta serba-serbi aksesoris yang di pakai oleh pengantin wanita.
Seorang pelayan datang, mengatakan bahwa Eum Na di harapkan sesegera mungkin menuju istana agung untuk melaksanakan upacara agung.
Perempuan itu juga tak lupa menanyakan keberadaan sang anak, pelayan menjawab bahwa Ryeon ada pada Ibu Suri dan para pelayan Ibu Suri.
Pertama, ia perlu menyambangi ruang pemberkatan. Tempat dimana ia akan mengucap janji pernikahan bersama Soo Hyuk.
Soo Hyuk sudah bersiap, ia menyambut angsa liar sebagai salah satu dari rangkaian adat.
"Besan kerajaan datang dari tangga sisi timur," suara pemandu pernikahan menggema.
Kaisar masuk ke area istana agung.
Xiao Wu Chen bersiap naik menuju ruang pemberkatan. Di sana, sudah ada sang istri bersama pelayan pemandu acara pernikahan.
"Kaisar datang melalui tangga sisi barat ...," ujar pemandu acara.
Soo Hyuk pun masuk ke ruang pemberkatan dan berdiri di antara Wu Chen dan istrinya.
"Kedatangan dari Yang Mulia calon Permaisuri ...."
KAMU SEDANG MEMBACA
Fallen Leaves | LENGKAP✓ |
Historical FictionKisah ini berawal dari kalahnya kelompok pemberontak Ruosi dengan Dinasti Goryeo. Atas kekalahan tersebut, kelompok Ruosi harus memberikan upeti kepada Goryeo, berupa harta, uang serta orang-orang Ruosi, termasuk Puteri pemimpin Ruosi atas permintaa...
