Seven (M)

8.5K 477 69
                                        


Sehun memasuki klub malam yang selalu dikunjunginya dengan wajah malasnya. Mulai malam ini dia sudah bertekad akan mendekati pria yang menurutnya sangat menyebalkan, bernama Chanyeol. Sebenarnya selain dia ingin mencari tahu mengenai jati diri pria tersebut, dia juga ingin mencari tahu, sebenarnya apa yang terjadi pada dirinya.. Kenapa dia tidak pernah bisa bersikap tegas pada pria satu itu. Sehun merasa harus mencari tahu sebenarnya kelainan itu ada pada dirinya atau pada diri pria jangkung itu.

" Johnny!" Sehun menghampiri Johnny, sang pemilik klub yang dulu ingin memperkenalkan Sehun dengan Chanyeol.

" Ah.. Sehun-ssi." Johnny mulai gugup, ada apa lagi pria itu memanggil dirinya.

" Ada apa?" Tanya Johnny saat dirinya sudah di depan Sehun.

" Apa pria menyebalkan itu datang hari ini?" Tanya Sehun to the point.

Johnny mengerutkan keningnya. Belum mengerti siapa orang yang dimaksud Sehun.

" Ck. Pria bertelinga lebar yang kemarin memintamu untuk mengenalkan dirinya padaku." Jelas Sehun.

" Ah, maksudmu Chanyeol-ssi.. Dia datang. Dia ada di ruang VIP lantai dua seperti biasa."

" Oh." Sehun mengangguk mengerti, lalu dia terlihat berpikir. Bagaimana caranya mendekati pria itu tanpa harus menjatuhkan harga dirinya? Tidak mungkin Sehun menghampiri Chanyeol ke ruangannya lalu mengajaknya untuk saling mengenal lebih dekat. Konyol sekali. Padahal dia sendiri yang mengatakan pada Chanyeol untuk jangan menghubungi atau muncul di hadapannya lagi. Sehun berpikir keras mencari cara. Tapi lalu, tidak berapa lama kemudian dia tersenyum dan menatap Johnny.

" Aku mau menari.. Siapkan panggung untukku."

Johnny mengernyit sejenak tapi lalu mengangguk antusias. Dia selalu senang kalau Sehun menari di klubnya. Karena, Johnny sadar bahwa penampilan Sehun diatas panggung lah yang telah menarik minat para pelanggannya disini untuk datang kembali berulang kali.

Jadi, jika Sehun memutuskan akan menari, Johnny akan dengan senang hati menyuruh para pekerjanya untuk mempersiapkan segalanya.

***

Di lantai dua ruang VIP nya, Chanyeol sedang bersantai sambil menyesap minumannya ditemani oleh dua orang wanita penghibur yang bekerja di klub tersebut serta anak buahnya. Chanyeol terus melirik ke arah lantai satu. Sudah hampir seminggu dia tidak melihat pria manis yang telah menarik perhatiannya itu. Dia terlalu sibuk dengan urusan penyerangan wilayahnya akhir-akhir ini, hingga tidak sempat mengunjungi klub selama beberapa hari ini.

" Kim Minseok!" Panggil Chanyeol pada salah satu orang kepercayaannya.

" Ya, bos?" Minseok langsung berjalan mendekat ke arah Chanyeol.

" Cari tahu tentang pria bernama Oh Sehun. Aku menginginkan data lengkapnya."

" Data tentang Oh Sehun, bos?"

" Ya."

" Akan segera saya kumpulkan."

" Aku tidak suka menunggu lama."

" Baik, bos." Minseok membungkuk hormat lalu bergegas pergi untuk mulai mengumpulkan informasi mengenai Oh Sehun.

Chanyeol kembali menyesap minumannya. Mengabaikan dua wanita kelebihan bedak yang terus menerus menggerayangi tubuhnya. Sungguh, Chanyeol tidak merasa bergairah sedikitpun dengan sentuhan kedua wanita tersebut. Semenjak dia merasakan bagaimana bergairahnya bercinta dengan Sehun dan betapa indahnya lekuk tubuh pria berkulit pucat itu, membuat Chanyeol meninggikan standartnya mengenai urusan pasangan di atas ranjang.

Tubuh Sehun telah benar-benar menjeratnya, membuatnya semakin terobsesi untuk segera memilikinya agar ia bisa terus menyentuh dan menikmatinya. Dan satu hal lagi yang tidak kalah penting, Chanyeol rasa hanya Sehun yang akan sanggup menyaingi staminanya di atas ranjang.

AttentionTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang