# 37

83 4 0
                                        

Setelah puas berborak dengan effa , kami pun bercadang untuk berjalan sekejap di dalam visgoes mall tersebut.

Tiba-tiba perut buat hal terpaksa , " effa aku nak ke ladies jap "

Effa menoleh sebelum mengganguk . Aku pula dah berlari anak masuk ke tandas yang tidak jauh dari tempat ku berdiri tadi.

Selangkah sahaja hendak masuk ke dalam tandas , tiba-tiba terlanggar bahu seseorang membuat kan aku jatuh tersengkur

" Hei ! Buta ke ?! " Marah si gadis yang aku terlanggar

Cepat ku berdiri sebelum meminta maaf namun hampa. Perempuan itu terus berlalu dan senghaja melanggar bahu ku. Aku berdecit.

EFFA yang duduk di kerusi awam ku pandang sebelum berjalan mendekatinya,

" Effa , sorry lama "

Effa yang baru sedar akan kehadiran ku terus berdiri , " its okay , jom kita sambung shopping? " Aku mengganguk sahaja, mengiyakannya

Masuk sahaja ke dalam kedai make up , effa dan aku terus mencapai bakul masing-masing sebelum berlainan arah untuk mencari barang yang hendak dibeli.

Sedang aku memilih warna lipstik, telinga ku terdengar suara yang sedang bergaduh kecil

" You ni , i nak yang ni lah .. yang you pilih tu i dah ada " rengek si gadis

" Baby girl .. okay okay sorry ? Kita ambik yang you pilih ? "

Terus tersenyum manja si 'babygirl' apabila dibelikan barangan pilihannya.

Aku hanya tersenyum kelat melihat mereka dari pantulan cermin, kalau lah adib buat macam tu kat aku , mesti lagi best.

" Ain , dah ? "

Aku menoleh ke arah sebelah , ada effa yang sudah meletakkan barangnya diatas meja kaunter. Kaki ku atur menuju kearah nya.

Sekali lagi,

Bukk!

Semua barang yang berada didalam bakulku automatik tergugur sama seperti ku jatuh tersungkur.

Mungkin 'lelaki' itu terlebih sayang, mesti lah dia marah kan kalau girlfriend dia kena sakiti?

" Hei buta ka ? " Kepala ku ditonjol banyak kali , aku hanya mampu menunduk , tak sanggup rasa nya menatap wajah nya.

" Dah lah buta , bisu pulak tu "

Diam.

" Hei ! "

Marah akan kelakuan ku yang dari tadi menunduk , dagu ku disentuh dan diangkat. Mata kami bertembung , entah bila air mata ku menitis. Rasa lemah.

Manakala adib, diam tak berkutik, kaku memandang mata coklat cair isterinya.

" You? "

Suara farzana menyentakkan dihalwa telinga adib, sepantas kilat dilepaskannya dagu ain dari disentuh, dan berdiri sambil menggaru leher belakang.

Adib berdehem sebentar menghilangkan rasa janggal " err jom lah babygirl takpayah layan err di-dia ni "

Perempuan tu pun berlalu sambil menjeling mata ku, dengan kasut flat mahal dia tu pakai dia hempas kaki aku

" Auw ! "

***

Rasa nak ketuk-ketuk je kepala dia ni!

Karna Ku Cinta [SU]Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang