★Princess Arrogant 1★

2.1K 56 5
                                        

Happy Reading Guys💋

Selalu!. Mereka selalu menatapku seperti itu. Memandang dengan penuh binar, dan itu sangat menyebalkan dan membuatku merasa sangat ilfil kepada Mereka. Ohh ayolah... Aku tahu kalau Aku ini sangat cantik, tapi kumohon jangan menatapku seperti itu, karena Aku tidak menyukainya.

"Hai Lisa... " sapanya. Ku hentikan langkahku dan menengok kearah sampingku. Aku menatapnya dari bawah hingga atas. Hanya ada satu kata yang tercetak tebal dalam pikiranku, yaitu...

Cupu.

Dia menatapku dengan senyum termanis di wajahnya. Namun Aku hanya memberi tatapan datar kepadanya. Lalu Dia menyodorkan seikat bunga Mawar merah kepadaku. Dia menatapku, lalu menatap bunga itu. Seakan ia mengisyaratkan ku untuk menerima bunga itu.

Terdengar suara bisikan bisikan yang ada di sekitarku. Karena sedari tadi memang semua orang sedang menatapku. Apalagi Sih Cupu ini yang berani menghentikan jalanku. Dan tentu saja itu mengundang banyak mata untuk menatap kearah Kami.

"Lo mau nggak jadi pacar Gue?" ucapnya. Dan Aku sama sekali tidak terkejut. Karena hampir setiap hari ada saja Cowok yang menyatakan rasa sukanya kepada Ku. Tapi yang membuatku heran adalah, kenapa Dia tidak merasa gugup atau bicara tergagu saat menyatakan hal itu??. Karena Sejantan, sekeren, dan seganteng apapun Cowok yang menembakku. Mereka semua pasti akan mendadak gagu saat berhadapan dengan Ku. Apalagi ini Cowok Cupu! tapi kenapa Dia tidak gugup sama sekali?? Sungguh ini pengalaman pertama bagiku.

Aku masih terdiam tidak merespon. Mendadak suarah langkah maupun suara bisikan di koridor jadi menghilang. Sunyi di telan rasa debar dalam dada Mereka masing masing.
Aku menerima bunga itu, dan mengamati bunganya.

"Beli di mana bunganya?" tanyaku sambil menghirup bau bunga Mawar itu.

"Pinggir jalan... " ujarnya. Aku langsung terpekik mendengarnya, sontak saja Aku melempar bunga itu tepat di wajahnya. Aku melihat Dia terkejut dengan apa yang Aku lakukan.

"What???" seruku padanya.

"Lo nembak Gue pakek bunga yang ada di pinggiran jalan??" tanyaku terkejut. Jalan itu penuh dengan debu, dan Gue?.

"Emangnya kenapa?" tanyanya heran. Aku menatapnya dengan kesal.

Tiba tiba saja Aku merasa gatal pada bagian hidung dan juga pipi Ku.

"Ah... Gatal!" geram Ku dengan menggaruk garuk pipi Ku.

"Ini semua karena Kamu! Dasar Cowok Cupu!" teriakku sambil mendorongnya hingga ia terjatuh kebelakang. Aku nggak perduli pada kondisinya. Aku segera berlari menuju Mobil Ku dan langsung tancap gas.

"Aaa! Ini sangat gatal!" seruku marah. Aku ini alergi debu, dan Dia memberiku bunga yang ada banyak debu. Dasar Cupu!.

Sesampainya di rumah sakit, Aku langsung bertemu dengan dokter spealis kulit.

"Bagaimana Dok?" tanyaku setelah di periksa. Dokter Wanita itu tersenyum padaku.

"Tidak apa apa Lisa, Kamu cukup meminum obat ini sesuai dengan konstruksinya... Maka rasa gatal dan warna merah di wajahmu akan menghilang" ucapnya padaku. Aku mengangguk patuh.

"Baiklah terima kasih Dokter Velly... "

Aku pun keluar dari ruangan Dokter Velly, yang mana Dia adalah Tante Ku sendiri. Dia cukup dekat denganku, karena Aku mempunyai Alergi pada debu. Sedangkan Beliau adalah Dokter Spealis kulit.

"Lihat apa yang akan Gue lakuin sama Lo Cupu!" desisku kesal.

Aku melangkah pergi ke parkiran dan mengendari Mobilku. Hari ini Aku tidak jadi pergi kesekolah karena Cowok udik cupu itu. Lihat saja, Dia bakalan celaka!.

One Love [complete]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang