Aleah P.O.V
Saat ini aku dan Pierre sedang berada di Wedding Planer. Ya! Rio (Panggilan ku untuk nya yang baru) menyuruh ku memilih tema nya. Tapi aku hanya akan manggil dia RIO selama persiapan acara Lamaran dan acara pernikahan. Ya kan kalian tau lah biar ada yang spesial. Dia manggil aku juga Lili. Kata Rio, aku yang harus milih tema nya agar aku nyaman. Makanya deh sekarang aku lagi disini sama Pierre karna Rio ga bisa nemenin aku.
"Gimana, kak? Menurut aku sih bagusan yang tema nya indoor. Gimana menurut kakak?" Tanya Pierre memperlihatkan salah satu desain lamaran Indoor ke aku.
Bagus sih tapi aku tuh suka nya yang outdoor. Kan lebih enak udara nya.
Aku melihat beberapa desain dan tertarik dengan salah satu desain yang bertemakan outdoor. Yang lebih dominan nya sih warna gold. Tapi menurut aku, gold nyambung kok sama warna baby blue. Jadinya Pas!!
(Liat di mulmed ya😘)
"Menurut kakak sih yang ini,dek." Kata ku menunjuk desain itu.
"Wah bagus juga kak!! Ok ya yang ini!" Kata Pierre.
Aku melapor ke pemilik wedding planer dan memesan untuk desain itu. Aku memesan untuk minggu depan. Aku mengeluarkan kartu atm ku dan langsung membayarnya.Setelah deal, aku langsung pulang ke rumah. Dan di rumah aku bertemu Rio.
"Gimana sayang? Udah ketemu yang bagus desainnya?" Tanya nya yang ku jawab anggukan. Aku memperlihatkan desain yang sempat ku foto dan membuat dia tersenyum. "Good. Aku suka." Kata nya yang membuat ku tersenyum.
Hari semakin larut dan sekarang saatnya makan malam. Dad baru saja memarkirkan mobil nya dan keluarlah mom dengan pakaian persit nya.
Aku menyajikan makanan yang sudah ku masak.
"Leah? Kamu besok harus masak untuk sekeluarga besar ya. Totalnya 21 porsi. Kamu harus bikin main chours. Atau makanan utama." Kata mom yang membuat ku kaget. 21 porsi? Gila aja! "Mom? Kok banyak banget sih. Kan kita ada 6 orang. Ngapain bikin 21 porsi?" Tanya ku. "Karna ini tradisinya sayang. Kamu harus masak buat Om Clay,Om Ius,Tante Lia,Tante Emil,Tante Jesi,Tante Aul,Om Randi,Om Davin,Om Leo, dan buat anak-anaknya." Kata mom yang ku jawab anggukan.
Kamipun makan dengan hikmad nya dan setelah itu aku langsung tidur.
Ke esokan harinya
Aku sudah bangun pagi ini untuk ke Pasar membeli bahan-bahan untuk memasak nanti malam. Tadi aku sudah ke pasar dan sudah membeli bahannya yakni Ayam,Kangkung,dan beberapa bumbu seperti cabai,Bawang Merah,Bawang Putih,dll. Dan sekarang, aku mau ke ruang tv karna aku mau nonton Upin Ipin hehehhee. Itu kartun yang recoment banget sih. Lucu gitu. Apa lagi si Kak Ros nya kayak Author yang galak --eh!!
Abaikan guys
Jadi saat aku lagi nonton tv, tiba-tiba ada Pierre yang dateng sambil bawa cemilan dan dia ikutan nonton sama aku.
"Ga ngajar kak?" Tanya nya yang ku jawab gelengan. "Kan kakak juga harus persiapin buat nanti malem. Lagian hari ini kebetulan aktifitas lagi lenggang kayak jalanan sepi." Kata ku. "Pierre kira kayak kuburan hahahahahaha!!" Kata Pierre yang langsung tertawa. "Kamu nih ya. Masih aja bawa-bawa kuburan. Kamu ga inget, dulu kamu pernah kakak tinggal di kuburan Oma?" Tanya ku meledeknya. "Inget lah. Kalo ga inget mah ga mungkin aku males dateng ke makam. Gara-gara kakak sih ninggalin aku waktu itu. Untung aja ga ada tante kunti yang tertarik sama aku. Kan kalo ada bisa bahaya." Katanya yang ku jawab dengan tertawa terbahak-bahak. "Tante Kunti aja milih-milih kali kalo suka sama orang. Di kira dia pedofil." Kata ku masih tertawa.
GBR
"Hei, kalian lagi ngomongin apa sih? Kok suara kalian sampai kedengeran ke atas?" Tanya dad yang baru datang. "Pierre masih keingetan ternyata dad kalo dia pernah Leah tinggal dikuburan oma. Hehehehe." Kata ku seraya tertawa.
Dad juga langsung tertawa. "Pierre, kamu tau ga alasan kami ninggalin kamu di kuburan oma?" Tanya dad. "Tau, kak Leah kan jail dad." Kata Pierre. "Salah. Alasan kami tuh kami mau kamu jadi anak yang berani. Kamu dulu aja nonton film setan malah ketakutan mulu." Kata dad. "Tapinya kan jangan di kuburan juga dad." Kata Pierre mendengus kesal. "Terus mau dimana hmmm? Di Rumah Hantu? Bisa-bisa kamu kejang-kejang nanti." Kata ku seraya tertawa.
"Kamu mah ga separah kakak kamu. Kakak kamu dulu aja sempet dad sama mom kerjain. Dia kami suruh naik Roller Coaster. Dan dia cuman sendiri naiknya. Dia kami suruh naik di paling depan." Kata dad menjelaskan. Ya! Memang bener deh. Aku dulu sempet di kerjain sama orang tua aku. Karna aku paling takut sama ketinggian dulu, jadinya orang tua aku milih ngerjain aku pake Roller Coaster. Gila tapi cukup ngebantu juga karna akhirnya aku berani sama ketinggian."Beneran kak?" Tanya Pierre yang ku jawab anggukan seraya tersenyum. "Ga kebayang kan gimana rasa nya pas masih umur 10 tahun, kamu disuruh naik roller coaster dan kamu naik nya sendiri, paling depan." Kata ku menceritakan. "Terus kakak pas turun dari situ gimana?" Tanya Pierre lagi. "Kakak kamu gemeteran tapi dia juga ketawa. Kata nya 'ternyata seru juga' gitu." Kata dad. "Tapi kok Pierre ga pernah di naikin roller coaster dad?" Tanya Pierre. "Karna kamu ga takut ketinggian sayang." Kata mom yang tiba-tiba datang dan langsung duduk di pangkuan dad.
"Sayang, kamu tau kan mas paling ga tahan kalo kamu duduk di pangkuan mas. Kamu inget dong disini ada anak-anak." Kata dad. "Tapinya kan mereka juga udah gede mas. Kecuali kalau ada double L baru deh ade minggir." Kata mom. "Terserah kamu deh de. Oh iya Leah? Nanti malam udah siapkan ya?" Tanya dad yang ku jawab anggukan.
"Leah? Cincinnya udah siap belom?" Tanya mom yang ku jawab angkat bahu. "Itu di urus sama Widi mom." Kata ku yang dijawab anggukan.
**********
Yeay!! Akhirnya bisa up juga. Maaf ya kalau sedikit. Btw gimana menurut kalian desainnya? Bagus ga??
Anjeli Puja
16 Februari 2020
9.52 pagi

KAMU SEDANG MEMBACA
Takdir Cinta (Sequel Sang Letnan) (Completed)
RomanceAku menunggu mu selama bertahun-tahun dengan harapan diri mu bias memaafkan ku. Maafkanlah diri ku dan kembalilah cintai ku. Aku menunggu mu disini, di dalam relung hati ini. ~Uno Priyo Widiatmojoyo~ Sebelum kamu mencintai u, kamu seharusnya bisa me...