Tinggal seminggu lagi pentas seni akhir tahun akan diadakan, aku disini tepat di ruang eskul jurnal asyik berlatih dengan kak zaldi menggunakan gitar iringan nya.
" kak ini jadi pake lagu apa iringan nya?" tanyaku menatap kak zaldi yang tengah mengatur gitarnya.
"itu pake lagu You'are the reason, lo gausah nyanyi di tengahnya..pas diujung lagu aja , paham kan?"
Aku menganggukkan kepalaku lalu mulai membaca ulang teks puisi itu.
" nah, udah selesai.. kita bisa mulai latihan" dia mulai mengambil aba aba lalu aku mulai membaca dengan mimic wajah yang mendukung perasaan dalam puisiku.
Hai..
Kamu yang perlahan mengusik hati.
Kamu yang tanpa izin
mengarungi setiap titik di fikiran ini.
Sudah ku duga,
Saat pertama kali bertatap
aku merasa ada yang berbeda.
Sebuah debaran yang tak biasa..
Seakan membawaku ke dimensi asing yang tak terkira.
Senyum itu..
Ahh.. benar benar membuatku hidup dalam imaji yang tak terbatas.
Kamu.,. teruntuk kamu..
Semoga rasa ini tak kutanggung sendiri
Ya , lebih jelasnya..
Aku ingin kau juga merasakan Debaran jantung
yang seakan melenyapkan waktu.
Kala itu, ku ingin kita sama sama
Menikmati waktu yang silih berganti
Tanpa kita sadari ataupun di resahi.
And you..are the reason..
Tanpa aku sadari, air mataku mengalir di pipi, kak zaldi yang kaget pun segera menarik secarik tisu dan mengelap air mataku.
" zara lo bener bener menghayati yah aha" dia tertawa renyah menatapku sembari menghapus air mataku.
Aku yang menahan malu hanya bisa tersipu dan menunduk menatap kabin lantai.
" lagi naksir seseorang juga ya?" Tanya nya saat melempar tisu ke dalam tempat sampah di sisi sofa.
" hah.. ngga kok kak.. Cuma, tadi kaka jago banget main gitar jadi..saya terbawa suasana.. hehe maaf ya kak" aku meminta maaf dan kembali menatapnya pula.
" gak! Ini harus terjadi di panggung nanti... lo harus menjiwai.. itu yang kita butuhin.. menikmati setiap lirik dan ketukan nada gitar.. biar penonton ikut merasakan atmosfernya,, oke!" dia mengulurkan kelingkingnya ke depan wajahku, dengan secepat mungkin aku mengaitkan kelingkingku di jarinya , lalu kami saling tertawa bersama menertawakan sifat kami yang kekanak kanakan. Hingga aku tersentak sesaat setelah melirik jam di lengan ku.
" hah! Udah jam dua ?! itu artinyaa... temen temen sayaa udah pulangan kakk, mereka tadi ngajakin saya pulang bareng jam segitu,, duhh ngomel deh mereka nih pasti.. saya duluan ya kak!" aku berpamitan setelah menyampirkan tas selempangku lalu beranjak pergi dari ruangan itu.
" hahhh.. sudah pasti ini mereka ninggalin guee!" aku mendesah saat setelah sampai di kelas dan tak melihat keberadaan mereka.
Ya minggu akhir ini kita diperbolehkan pulang dan datang sesuka hati ke sekolah , karna pembelajaran tahun ini sudah berakhir, dan akan mulai aktif lagi tahun depan, jadi para murid bisa datang untuk eskul atau tugas yang belum terselesaikan di semester ini. setelah itu akhir dari kegiatan di sekolah ini adalah pentas akhir tahun, semua eskul wajib berkontribusi. Setelah kegiatan ini, barulah pembagian nilai rapor di laksanakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
EUFORIA✔
Teen Fiction" Duh! Gue kaga ngerti kenapa senyum dia nih yaa.... bisa lengket di otak gue!!! bahkan gue sendiri sampe ngehaluin tiap detik taulah!!! " -zara. Murid baru tahun pertama SMA Kasih Darma. Seorang zara berhasil dimabukkan dengan senyuman manis sang...
