Malam ini aku tengah bergulat dengan semua alat dan bahan yang sudah ku beli sebelumnya bersama prita.
Ya, pertama aku akan memulai menulis di dalam notebook mengenai perasaanku selama ini. aku akan menceritakan bagaimana kisah pertama kali aku menatap senyum manisnya dan hingga debaran aneh itu mulai merasuki fikiran dan dadaku.
Berjam jam aku menulis banyak hal di sana, setelah itu aku menutup rapat notebook lalu menaruhnya rapi didalam kotak kado kecil berbentuk persegi yang sama besarnya dengan notebook ku. Tak lupa gantungan halte bus unik yang kubeli saat itu ku taruh rapi di dalam sana.
Kemudian, setelah siap semua hadiah sederhana , aku berlari membuka lemari pakaian.
" huhfttt.. duh lupa dong!! Kan gue ga suka koleksi gaun, suka nya kan baju over size sama celana jeans!! Kan sukanya yang kasual aja.. duhh harus beli nih!" aku meraih ponsel di atas nakas dan menghubungi frisli dan prita, sang ratu fashion.
Setelah membuat panggilan grup aku pun segera memulai pembicaraan.
" duh gimana nihh gais gue ga punya sama sekali gaun yang cocok buat acara prom malam minggu!! Mana ini udah hari kamis lagii!! Gimana dongg huaa besok lusa udah hari H! "
" astaga, yauda besok kita temenin shopping" –frisli
" janji yahh plisss"
" iya iya, nanti sekalian gue yang dandanin lo" – prita
" huaa gue beruntung punya sepaket ratu kecantikan!! Makasih yah gaiss!!!"
" oke, mending lo jaga kesehatan terus stamina biar gada beban pas hari H!"
–prita
" iya bener tuh! Wajah lo jangan ada mata panda! " –frisli
" iyaiyaa sip makasiih yah, seeyou besok di depan mall CY yah!! "
" oke " –prita frisli
TUT.
aku pun segera menaruh rapi kotak kado itu diatas meja lalu bersiap untuk tidur.
.
.
Besoknya aku telah berdiri tak jauh dari pintu utama Mall CY untuk menunggu teman temanku.
" nah akhirnya" saat kulihat mereka keluar dari taxi dan berjalan kearahku.
" ayo ikutin gue, kita beli gaun dulu baru next beli perlengkapan lainnya"
Frisli menuntun kami ke salah satu butik langganan ia dan ibunya, saat masuk kami sudah di sapa ramah dengan mereka yang sepertinya sudah sangat mengenal baik frisli dan keluarganya.
Frisli menarik kami kedaerah gaun yang berbagai macam model , ya ada yang terlalu meng ekspos bentuk lekukan tubuh, ada yangh mengembang seperti baju peri , ada yang ketat hingga memperlihatkan daerrah punggung , astaga aku bisa gila kalau frisli memilihkan pakaian seperti itu untukku.
" nah, yang ini semua udah gue sesuain sama lo jadi lo bawa masuk dan coba satu persatu nanti gue dan prita bakal liat yang mana yang cocok"
Dia memberiku tiga dress dengan model yang syukur masih terbilang sopan.
Setelah mencobanya hingga 3 kali mengganti pakaian , akhirnya jatuh juga ke pilihan yang pertama.
Ya, dress simple V neck berwarna sky blue, jujur aku juga lebih suka dress ini, simple dan elegan.
" mantap ! ini yang gue mau ! oke, next kita cari hells untuk lo, "
" hah pliss lahh, guee bukan mau prom nyaa.. gue Cuma mau ngeliputt gaiss ngeliputt okee !!"
KAMU SEDANG MEMBACA
EUFORIA✔
Fiksi Remaja" Duh! Gue kaga ngerti kenapa senyum dia nih yaa.... bisa lengket di otak gue!!! bahkan gue sendiri sampe ngehaluin tiap detik taulah!!! " -zara. Murid baru tahun pertama SMA Kasih Darma. Seorang zara berhasil dimabukkan dengan senyuman manis sang...
