Kita Melengkapi. Pernah.

24 1 0
                                        

Aku pelupa, dan kau ceroboh.
Hal itu tidak membuat kita lupa bahwa dulu kita pernah bodoh.

Aku menyukai tingkah cerobohmu, dan kau menyayangi sifat pelupaku.
Aku selalu tertawa karena tingkahmu.
Kau selalu tulus mengingatkan lupaku.

Aku buruk dalam mengingat nama.
Namun namamu tak pernah ku lupa.
Kau selalu ceroboh dalam bertingkah.
Tapi berhati-hati tak mau ku resah.

Cerobohmu kusuka.
Pelupaku kau sayang.
Tingkahmu ku damba.
Bodohku kau timang.

Membuat kita terlihat sempurna.
Dalam dua kekurangan yang sama.
Kita menyatu membagi macam rasa.
Di waktu dulu, di pada masanya.

Saat ini tinggal bayangan.
Tersisa dan tak lebih dari kenangan.
Pernah menyatu dalam satu dekapan.
Kini semua tak lebih dari angan-angan.

Kisahku sayang. Cintaku malang.
Asmaraku hilang. Terbang melayang.

~Kitalah dua dari sepasang kenang.
Yang kini cuman saling mengenang.

DiaryOnline.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang