Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Chapter 3 : Broken

484 39 7
                                        

️Gambar/foto hanya pemanis sekaligus ilustrasi dari tokoh/benda, hak cipta bukan milik Sof ⚠️

.

.

.

"Tadaima Okaachan, maaf aku baru datang sekarang dan maaf juga karena aku datang sendiri.. Menma harus pergi sekolah dan mungkin dalam waktu dekat ini Okaachan akan melihat mereka menderita hehe.., juga maafkan aku karena tidak dapat memenuhi pesan Okaachan yang itu dan mungkin setelah hari ini aku tidak akan berkunjung kesini lagi dalam waktu yang tidak bisa ditentukan. Jadi, Okaachan jangan kesepian ya, karena mungkin aku akan menyusul.. Hehe maaf, maaf aku hanya bercanda" kata Kanari sambil duduk di depan batu nisan yang terukir nama 'Uzumaki Naruto'.

"Oh ya aku juga membawakan bunga kesukaan Okaachan, Okaachan suka bunga mataharikan? Dan bunga ini aku ambil dari kebun yang aku buat sendiri di belakang rumah, jika Okaachan masih ada disini..pasti Okaachan sendiri yang akan merawatnya bukan!" Kanari pun mulai menyiram batu nisan itu dengan air bersih untuk membersihkan debu-debu yang ada disana, lalu dia mengusapnya lembut.

"Waktu cepat berlalu ya Okaachan, tidak terasa Menma yang cengeng itu sudah berubah menjadi remaja yang nakal sekarang, tapi sayangnya aku masih terbelenggu oleh dendam masa lalu, begitu juga dengan Menma" Kanari pun melihat kearah langit biru yang dipenuhi awan kelabu dan terdengar suara gemuruh petir yang saling bersahutan, lalu tak lama kemudian hujan pun turun dengan deras.

"Jika hujan seperti ini aku jadi teringat semua peristiwa buruk itu Okaachan, karena semuanya terjadi di saat hujan turun dan hujan kali ini terasa sama dengan hujan di malam itu"

.

.

.

Flashback on

Sebuah mobil sedan hitam dengan kecepatan penuh menuju kaarah mereka dan...

Brak...

Setelah mobil itu mengenai Naruto dan Kanari, mobil itu pun berhenti sejanak dan tidak lama kemudian pergi dengan kecepatan penuh.

"Aaaauu haah Okaachan...aaaaa"teriak Kanari mencoba untuk bangun dan menuju kearah Naruto yang berada cukup jauh, karena Kanari didorong Naruto sampat terjatuh di trotoar jalan, alhasil menimbulkan luka di pelipis kanan Kanari.

Sedangkan Naruto yang terserempet mobil tadi, pingsan di aspal dengan beberapa luka dan darah yang merembes dari bagian bawah tubuhnya yang bercampur dengan air hujan.

"Okaachan Okaachan bangun, Okaachan jangan tinggalkan Nari hike...Nari takut Okaachan...hike tooloong siapa saja tolong Okaachan...hike" teriak Kanari putus asa, namun sayangnya tidak akan ada yang mendengarnya karena memang jalan itu tidak dilalui oleh kendaraan apapun, apa lagi dengan komdisi hujan deras seperti ini.

"Tuhan tooloong hike selamatkan hike Okaachan, hike tolonggg hike Okaachan bilang kau hike akan mengabulkan hike do'a hambamu yang sedang kesulitan hike dan tolong jangan ambil Okaachan dan adik Nari, apa ini hukuman hike karena Nari nakal?" Kanari pun terus merapalkan do'a dan terus menyalahkan dirinya sendiri, padahal itu bukan salahnya sama sekali.

Tuhan pun mendengar do'a Kanari, Keajaiban pun muncul, di depan Kanari ada sebuah mobil sedan hitam mewah yang berhenti dan keluarlah seorang pria berambut hitam panjang dan bergegas kearah Kanari berada, lalu disusul dengan seorang wanita berambut merah panjang yang membawa sebuah payung.

Broken Dream Family |END|Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang