Chapter 41

133 8 3
                                        

"SERAAANNGGGG!!!!" teriak mereka langsung menghajar semua orang disana.

Tidak semua orang, hanya Tapak Harimau dan Baja Hitam.

Mereka saling membalaskan dendam mereka dengan berperang.

Banyak korban yang berjatuhan. Luka mereka pun biaa dibilang cukup parah.

Anggota Baja Hitam pun ada yang sampai meninggal dunia.

Arya sudah tidak kuat lagi, tenaga nya cepat terkuras karena emosi.

Dia beberapa kali terkena pukulan dari lawan.

Hingga menyebabkan darah bercucuran dari hidung, mulut, bahkan pelipisnya.

Badannya pun terasa seperti remuk. Sakit semua!

Tapi dia tetap menyerang, sampai tiba-tiba ada polisi datang.

Mereka langsung kabur dari sana.

***

"Ya, lo gak papa?" tanya Ardin

Arya menggeleng pelan seraya membersihkan luka nya.

"Tadi gue sempet lihat Ayla disana, ngapain dia?" tanya Ardin

Arya mengedikkan bahunya.

"Kalo dia sampe lapor ke kepala sekolah gimana? Kita bisa dikeluarin dari sekolah karena ikut balapan liar sama tawuran" kata Radit

"Lo bener! gimana Ya?" tanya Ardin

"kalian tenang aja, dia gak bakal berani lapor" kata Arya

"tapi Ya, dia itu beda kaya cewek lain. Dia pasti lapor Ya" kata Ardin

"udah lah, kalian tenang aja. Dia pasti bakalan nurut sama gue. Lagian kalo kita dikeluarin kan tinggal cari sekolah lain" kata Arya santai

"Kalo lo mah udah biasa pindah-pindah sekolah. Nah kita?" kata Nando

"ya dibiasain lah"

"emang susah banget dah ngomong ama batu" kata Nando

"udah lah gak usah dipikirin" kata Arya.

***

Keesokan harinya, Ayla dan teman-temannya sedang duduk di kantin sambil memakan cemilannya.

"Eh! gue mau ngomong sama lo!" kata Arya

"Aduhh Arya, kalo lo mau ngomong itu, bilang yang jelas. Mau ngomong sama siapa? panggil dong namanya" kata Safira

"Ayla" katanya dingin

"gue?" tanya Ayla menunjuk dirinya

"Iya"

Ayla berdiri dan menghampiri Arya, berdiri tepat di depannya.

"Lo lupa? bukannya lo sendiri yang bilang kalo kita gak usah deket-deket lagi! lo juga bilang kalo kemarin itu terakhir kalinya lo ngomong berdua sama gue. Terus buat apa sekarang lo cari gue? hah?" tanya Ayla

"Gue gak peduli! yang jelas gue mau lo tutup mulut!" kata Arya

"tutup mulut? maksudnya?" tanya Ayla

Sahabat jadi cintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang