Ruangan band menjadi hening setelah Cinta selesai benyanyi lagu Fix You dari Coldplay. Hingga sebuah tepuk tangan membuat mereka yang berada di sana ikut bertepuk tangan.
Penampilan Cinta yang begitu luar biasa membuat mereka tak bisa berkata kata lagi. Mereka kira kemampuan vokal Cinta hanya sekedar bagus saja, tapi ternyata suara Cinta mampu membuat mereka terkesiap dan terus ingin mendengarnya lagi.
"Please daftar Indonesia Idol gue pasti dukung lo Nta. Suara lo terlalu bagus buat dianggurin," kata Rian.
"Jangan, X Factor aja suara lo tuh unik pake banget bikin orang pengen denger terus."
"Nggak-nggak, lo jadi VJ radio aja tiap malem nyanyi buat gue sebelum bobo." Awalnya Cinta pikir seniornya ini cukup mengerikan dan kaku, tapi ternyata mereka sebelas dua belas dengan teman teman Cinta yang cablak.
"Apaan sih Kak, biasa aja."
"Coba sini siapa yang bilang suara lo biasa aja biar gue korek kupingnya," kata Kaisar sambil menyingsingkan lengan bajunya.
"Mama yang bilang, kata papa juga. Katanya Cinta terlalu berisik kalo nyanyi malem-malem."
"Gimana? Lo mau ngorek kuping nyokap sama bokapnya Cinta?" kekeh Rian setelah mendengar jawaban Cinta, sementara Kaisar menelan ludah, mana berani dia sama orang tua.
"Udah-udah bercandanya," kata Dony.
"Huh dasar perusak suasana. Ya kali serius terus. Jauh jodoh lo kalo terlalu serius percaya sama gue." Vio mencibir Dony yang sudah membereskan bass-nya.
"Kalo jauh jodoh ntar Cinta cariin jodoh buat kak Dony. Cinta punya banyak kenalan cewek kok." Tawa teman-teman Dony pecah mendengar Cinta mengatakan itu semua. Mereka sudah dapat melihat bahwa Dony menyukai Cinta hanya dengan memperhatikan tatapan Dony untuk Cinta, tapi sayang seribu sayang Cinta adalah makhluk paling tidak peka yang tak akan menyadari hal itu.
"Gue nggak mau," Kata Dony.
"Kenapa?"
"Karena gue mau pulang. Lo juga harus pulang ayo gue anter pulang." Cinta mengerutkan dahinya ia tak melihat ada hubungan antara ketidakmauan Dony dengan alasan yang baru saja dikatakan Dony.
"Cinta bareng Biru Kak, dia nungguin di lapangan. Cinta duluan ya Kakak-kakak," kata Cinta, tapi sebelum Cinta benar-benar pergi Dony memanggilnya.
"Ntar malem lo ada janji?" Cinta berbalik lalu menggelengkan kepalanya.
"Ntar malem jalan sama gue. Jam tujuh gue jemput." Cinta mengangguk, melambai lalu pergi dari sana.
"Ngapain lo? Jangan bilang lo mau nembak Cinta." Jiwa-jiwa kepo Vio bergetar ingin tahu.
"Iya, gue rasa ini kesempatan terakhir gue."
"Kalo ditolak gimana?" tanya Kaisar.
"Mau gimana lagi, move on lah. Masa gue maksa Cinta, yang ada dia ntar benci sana gue," kata Dony si sad boy yang sadar perasaannya tak terbalas, tapi masih ingin berjuang hingga akhir.
-o0o-
Biru memiliki kebiasaan baru setelah tahu bahwa Cintanya terbalaskan, ia selalu menghubungi Cinta saat malam menjelang sebelum ia belajar. Katanya sebagai penyemangat, tapi siapa yang tak tahu kelakuan calon-calon bucin seperti Biru ini. Lelaki itu hanya ingin mendengar suara Cinta saja.
"Lo mau pergi?" tanya Biru pada Cinta yang meminta Biru memberikan saran harus memakai jaket yang mana.
"Iya, Kak Dony ngajak pergi," kata Cinta masih memilih jaket yang mana.
KAMU SEDANG MEMBACA
✅ Manito
Ficção AdolescenteBertahun tahun akhirnya cinta menyadari bahwa seseorang yang selama ini membantunya adalah manitonya yang masih menjalankan tugasnya selama bertahun tahun untuk menjaga Cinta. Namun, Cinta tak pernah tau siapa manitonya, yang ia tau hanya ada dua ka...
