12

114 8 0
                                        

Badai ada untuk memberi coba,

Acara 1 tahun peringatan meninggalnya alm.papa sudah terlaksana dengan pengajian beberapa hari lalu. Pengajian yang di hadiri warga sekitar kompleks dan juga kerabat dan karyawan saja.

Rencana hari ini aku akan ada pertemuan dengan Bu Mila, istri menteri yang memang berasal dari kota ini. Yang sudah memesan desain gaun padaku dua bulan yang lalu.
Desain kasar sudah sempat aku kirimkan melalui pesan gambar juga email.
Putrinya sangat suka katanya. Dan meminta detail pembuatan dengan bertemu jam makan siang ini.

Aku sudah berada di lounge hotel berbintang lima daerah tengah kota Yogya.

Bu Mila menyambut ku dengan sangat baik. Karena ternyata dia memang sudah lama menjadi pelanggan di cinta butik.

Desain buatanku di setujui dengan mulus. Dan siap naik proses pembuatan. Yang pastinya aku serahkan pihak butik milik Mama.

Bu Mila juga berpesan agar aku hadir di acara pernikahan putrinya nanti.

Di sisi lain proses pengerjaan proyek masjid itu sudah hampir selesai.
Hari ini mas Yoga mengajak aku bersama mas Attar juga untuk mengecek langsung ke lokasi.
Sesekali jalan jalan menurut mas Yoga.

"Iyalah Na, masa hidup kerja terus. Ayo kita berangkat?"

Jawaban mas Yoga saat pagi pagi dia sudah berada di rumah untuk menjemputku.

"Iya boss sebentar. Aku ambil tas dulu. Kita samperin mas Attar nih?"

"Iya. Sarah juga jadi ikut kok."

"Gak jadi ada jadwal jaga dia, baguslah."

Kami berempat pun kini dalam perjalanan ke daerah Gunung Kidul, Yogyakarta dengan camry hitam milik mas Yoga.

Hampir dua jam perjalan, mas Attar memarkirkan mobil di depan lokasi. Bangunan sudah berdiri sempurna. Hanya tinggal proses finishing saja sepertinya.

Terlihat seorang berpakaian muslim rapi menghampiri. Aku dan Sarah memang belum turun karena aku sedang merapikan hijabku.

"Assalamualaikum Pak Attar dan Pak Yoga. Waduh senang sekali bapak berdua berkenan tetap mengunjungi pembangunan walau hari libur seperti sekarang."

"Waalaikumsalam ustad Ali...

...kami hanya sekedar ingin melihat progresnya. Karena kebetulan mas Yoga ingin mengajak pimpinan H corp langsung."

"Suatu kebanggaan pastinya. Kapan beliau akan datang?"

Aku pun lalu keluar dari pintu belakang, setelah Sarah lebih dulu turun.

"Ustad Ali, perkenalkan, ini adik dari pak Yoga. Kebetulan dialah owner langsung H corp."

"Assalamualaikum ustad." Sapa ku menangkupkan kedua tanganku.

"Perkenalkan saya Hasna. Dan ini sahabat sekaligus calon kakak ipar saya, Sarah."

"Masyaa Allah, saya fikir donatur dari pembangunan masjid adalah sudah sepuh, karena mengingat seorang pemilik perusahaan yang sudah besar. Namun ternyata masih sangat muda. Dan adik dari pak Yoga rupanya."

"Betul ustad. Bu Hasna lah atasan saya. Oh ya bagaimana dengan rencana peresmian masjidnya? Kalo say prediksi, 2 atau 3 minggu lagi ini sudah selesai sempurna kok."

"Iya pak Attar. Kemarin ada saran dari pak Kadus agar mengadakan baksos atau pengobatan gratis. Tapi kami masih memikirkan anggaran dan mencari sponsor ini."

"Kami sponsori untuk pengobatan gratis. Kebetulan calon istri saya adalah seorang dokter muda ini." Sahut mas Yoga cepat.

"Masyaa Allah. Alhamdulillah. Banyak sekali bantuan yang diberikan. Baiklah saya mewakili panitia pembangunan mengucapkan banyak terima kasih. Akan saya sampaikan pada seluruh pengurus."

terima kasih nafas ku     (selesai)  ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang