[28] angka beredar cinta

43 14 5
                                        

Hari ini adalah hari yang penuh semangatHari yang membutuhkan otak untuk berpikir dengan deratan angka begitupun cinta

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

Hari ini adalah hari yang penuh semangat
Hari yang membutuhkan otak untuk berpikir dengan deratan angka begitupun cinta.
Dunia irene dalam cerita.

Hentakan kaki dijalan setapak.
Dengan ayunan tangan yang serempak.
penghilang stress dari masalah memarak
Mungkin ini salah satu caraku memulainya.

"Hati hati sayang, semangat" joy langsung mencium kening irene begitupun dengan sungjae yang memberi semangat.

"Kok gak bawa vespa?" Tanya lelaki berambut hitam dan memakai pakaian serba hitam putih layaknya layar film dahulu.

"Gak"

"Tumben banget mau dianterin ya?" Godanya yang membuat aku mendecih kesal untung saja dia adalah kakak kandung lelakiku.

"Gak" bentakku sembari melanjutkan perjalanan menuju ke sekolah dengan membawa tas ransel berisi beberapa buku dan peralatan lomba lainnya dipunggung.

"Emang bisa?" Tanya nya lagi. Ini sudah lebih dari beberapa pertanyaan dipagi hari ini. Dari makan sampai aku berangkat sekolah.

"Iya abang" aku langsung menoleh kebelakang sehingga melihat revan yang mengendarai motor vespa nya tersebut.

"Alfaro gimana?" Aku lagi lagi hanya bisa mendengus mendengar nya. Tapi setelah dipikir aku tidak terlalu dari pertanyaan lainnya, kata abangku karena alfaro.

"Ntar kita ketemuan" ucap ku sembari memutarkan kedua bola mataku.

"Pantes, mau pacaran haha" sindirnya. Irene hanya menghela dan tersenyum saja.

Disepanjang perjalanan menuju ke sekolah
Aku memakai earphone yang tersambung dari Ipod tua ku yang dibeli sejak smp. Sangat awet sekali rupanya. Aku sangat menyayanginya dan merawat dengan baik.

| my playlist

tertera beberapa lagu yang hampir semuanya adalah ost dari drama korea dan beberapa lagu yang bisa menyayat hati irene.

Menurut nya lagu romantis itu diputar saat dia sedang down, dia yang membutuhkan kasih sayang, dia yang ingin melepaskan rindunya dihujan saat itu.

Kalau dipikir-pikir dahulu irene sama sekali tidak suka hujan, karena saat hujan revan dan irene sedang berboncengan selepas bermain di pasar malam.

Kejadian itu memanglah menjadi kenangan, banyak yang mengira kami berpacaran.
Dan.. sejak itu juga kami hampir saja menabrak satu beca ditengah jalan.

Dan kenapa aku trauma dengan hujan?
Karena saat itu juga turun hujan, makanya aku sangat trauma dengan ini. Mungkin kalian anggap lucu bukan?.

"Hey" sahut seseorang yang tampak dari belakang sembari menepuk pundak irene.
Tapi ini bukanlah alfaro, karena sudah feeling

love behind mabarCerita yang buat anda obses. Terokai sekarang