[23] stay with me, please.

41 16 5
                                        

anyway,

we continue

| sambil dengerin musik melow yuk, biar dapet feel nya ngena gitu

untitled, 2019
by g—dragon.

~kamu tau? aku suka hujan karenamu.

~kamu tau? aku suka hujan karenamu

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.

• love behind mabar •

Seketika tangan alfaro menarik rem motor, membuat irene berada di pelukannya, apakah ini salah satu rencana nya untuk membuat jantungku berdegup kencang?sial.

"Alfaro kaget" bentak irene sambil memukul mukul bahu lebar milik alfaro.

"Kagetan mana gue liat lo cemburu?" Tanya alfaro membuat irene menatap nya.

"Nah kan diem, berarti bener"

"Boong" ucap irene sambil melengkung kan bibir ke bawah

"Boong lu ren" Alfaro langsung menggelitik.

"Iya deh" balasnya pasrah, " ngomong dulu sini" lanjutnya dan langsung turun dari motor di pinggiran jalan raya.

"Oke" alfaro meninggalkan helmnya dan menaruh di spion dan turun ke arah irene.

"Gue, gue udah bisa buka hati" jelasnya sambil menggeratakan gigi nya.

"Gue juga" Irene langsung menoleh ke arah belakang menatap tajam alfaro.

"Kayak pernah pacaran aja" sindirnya.

"Bukannya pernah, tapi gue kan di kejar kejar sama perempuan, tapi gue gak pernah ada rasa sama siapapun ren" jelasnya membuat keadaan mereka menjadi canggung.

Bagi irene, sekitarnya berubah. Canggung.
Mencengkam. Dan menegangkan.

"Faro hujan" irene yang memandang kedua bahu alfaro yang lebih tinggi darinya.

Bughhh!

Plakkkk!

Bughhh!

"Songong lu, bisa bisanya deketin gebetan gue" seseorang lelaki dengan memakai jaket hitam dan mengendarai motor tiba-tiba turun dan langsung menghampiri alfaro.

Alfaro yang mendengar suara nya tersebut, langsung mengenali nya. Dia masih kekeh memegang tamparan dari lelaki tersebut.

Ia dialah kaka osis kami, rizky.

love behind mabarCerita yang buat anda obses. Terokai sekarang