Dikantin sekolah terlihat Jurina dan para sahabatnya yaitu Mayu, Yuria, Kumi dan Kanon yang sedang makan siang disana, tapi entah kenapa suasana disana menjadi tegang karena Rena juga ikut makan siang disana, semua yang ada disana kecuali Rena dan Jurina hanya diam saja fokus untuk menghabiskan makanan mereka.
"Selama aku tidak masuk, apakah ada banyak tugas" tanya Jurina mencoba mencairkan suasana.
"Ya begitulah, banyak sekali tugas yang diberikan" jawab Mayu.
"Begitu ya, nee Rena-chan bagaimana kalau sepulang sekolah nanti mengerjakan bersama, kamu belum mengerjakan semua kan" kata Jurina yang diberi anggukan setuju oleh Rena yang masih memakan cup ramen favoritnya.
Sementara yang lainnya hanya bisa memandang terkejut kearah Rena, karena yang mereka tau Rena tidak pernah mengerjakan tugas yang diberikan.
"Ano,,, apa benar kalau kau Gekikara-san?" tanya Yuria yang masih tidak percaya bahwa yang didepannya adalah yankee yang paling ditakuti.
"Tentu saja, selain itu panggil saja aku Rena" kata Rena sambil tersenyum ramah sementara yang lainnya hanya menggangguk masih dengan wajah tak percaya.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bel pulang sekolah sudah berbunyi dan semua siswa langsung merapikan peralatan sekolah mereka dan bergegas pulang.
"Rena-chan, nanti kita jadikan mengerjakan tugas bersama?" tanya Jurina sambil nerapikan alat tulisnya.
"Tentu saja" jawab Rena.
"Baiklah, nanti sore aku akan kerumahmu" kata Jurina yang dijawab anggukan oleh Rena sebagai jawaban setuju.
Setelah mereka membereskan peralatan sekolah, mereka langsung bergegas pulang, tapi perjalanan mereka harus terganggu saat seseorang menghadang mereka.
"Gekikara, ikut aku sekarang juga" kata seseorang tersebut yang ternyata adalah Black.
"Ada apa Black?" tanya Rena.
"Sudah ikut saja" kata Black tanpa basa-basi langsung menarik tangan Rena sementara Rena hanya bisa menurut.
"Jurina kau pulang saja dulu, nanti sore kau langsung saja kerumahku" kata Rena sementara Jurina hanya menggangguk setuju sebelum akhirnya Rena dan Black pergi.
.
.
.
.
.
.
"Ada apa Black?" tanya Rena bingung karena Black membawanya kebelakang sekolah.
BUAGHT!!
Bukanya menjawab Black malah langsung memukul pipi Rena hingga terjatuh kebelakang, saking kerasnya pukulan Black yang harus membuat memar dipipi Rena dan darah segar langsung keluar dari mulut Rena.
Tak hanya itu Black langsung menduduki tubuh Rena dan menarik kerah seragam sekolahnya.
"Aku sudah mendengar semuanya" kata Black sambil menarik kerah seragam Rena.
"Apa maksudmu?" tanya Rena yang terlihat bingung dengan apa yang Black katakan.
"Aku sudah mendengar dari Gatsu dan yang lainnya, apa maksudmu dengan berhenti berkelahi" kata Black yang akhirnya membuat Rena mengerti apa yang dimaksud Black.
"Maafkan aku Black, aku tidak bisa berkelahi lagi" kata Rena yang membuat Black tak bisa lagi menahan emosinya.
"Apa maksudmu, apa kau lupa dengan impian kita" kata Black sambil memukul wajah Rena beberapa kali.
BUAGHT!
BUAGHT!
BUAGHT!
Black terus memukuli wajah Rena hingga membuat wajah Rena berlumuran darah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Change You
FanfictionSebuah kisah tentang siswa pindahan dan siswa nakal yang ditakuti semua siswa disekolah, awalnya hubungan mereka tidak hingga suatu saat murid pindahan mempunyai tujuan untuk merubah siswa nakal untuk menjadi lebih baik. Wmatsui
