Pagi yang cerah disebuah kamar terlihat gadis yang sedang tidur pulas dikasur empuknya hingga tiba-tiba tidur lelapnya harus terganggu karena seseorang membangunkannya dengan paksa.
"Rena-chan bangun sudah pagi" kata Jurina sambil menarik selimut yang digunakan Rena untuk menghangatkan tubuhnya.
"Apa-apaan kau Jurina menggangu saja" kata Rena yang terlihat kesal karena tidurnya harus terganggu.
"Sudah pagi Rena-chan, ayo bangun" kata Jurina.
"Apa yang kau lakukan dirumahku?" tanya Rena sambil menarik kembali selimutnya.
"Aku menjemputmu berangkat sekolah agar kamu tak pernah terlambat lagi" kata Jurina sambil menarik kembali selimut yang Rena gunakan.
"Memang apa peduliku" kata Rena sambil melanjutkan tidurnya.
"Ayo Rena-chan" kata Jurina sambil menarik Rena hingga akhirnya ia terbangun sepenuhnya.
"Iya aku bangun, dasar mengganggu saja" kata Rena sambil merenggangkan ototnya.
"Kalau begitu kamu cepat mandi aku akan memyiapkan makanan, kebetulan aku sudah membeli bahan makan tadi" kata Jurina.
"Terserah kau saja" kata Rena sambil berjalan menuju kamar mandi.
.
.
.
.
.
.
"Ini Rena-chan, selamat menikmati" kata Jurina sambil menyiapkan makanan dimeja makan.
Rena yang baru saja selesai dan sudah berpakaian lengkap seperti biasanya langsung duduk dimeja makan dan menyantap makanan yang sudah Jurina siapkan.
"Rena-chan bagaimana rasanya" tanya Jurina.
"Masakanmu buruk sekali" kata Rena sambil tetap memakan makanannya.
"Tapi kenapa kamu tetap memakannya" kata Jurina yang terlihat kesal setelah mendengar komentar Rena mengenai masakannya.
"Aku sedang lapar jadi apa boleh buat" kata Rena sambil memakan makanannya yang sudah tinggal sedikit.
"Bilang saja kalau masakananku enak" kata Jurina dan setelah itu mereka diam dan menghabiskan makanan mereka.
"Oh ya Jurina bagaimana kau bisa masuk rumahku?" tanya Rena.
"Itu karena rumahmu tidak dikunci jadi aku bisa masuk, selain itu berbahaya sekali Rena-chan kalau kamu tidak mengunci rumahmu, bagaimana jika orang asing masuk" kata Jurina mencoba memperingatkan.
"Kau benar Jurina, sangat berbahaya jika orang asing masuk seperti yang kau lakukan tadi, mengganggu waktu tidurku yang berharga" kata Rena yang masih kesal karena Jurina membangunkannya pagi sekali.
"Aku melakukan ini agar kamu tidak pernah terlambat lagi dan mulai sekarang aku akan menjemputmu setiap hari" kata Jurina.
"Mulai sekarang aku akan mengunci rumahku rapat-rapat.
.
.
.
.
.
.
"Oi ngapain kita kesekolah pagi-pagi seperti ini" kata Rena saat melihat kondisi sekolah masih sepi hanya ada beberapa siswa saja yang sudah datang dan dikelas hanya mereka berdua saja yang sudah datang.
"Lihat Rena-chan, hari ini jadwal kita piket jadi kita harus datang lebih awal dan membersihkan kelas" kata Jurina sambil menunjukkan jadwal piket kelas.
"Merepotkan sekali, kau bersihkan saja sendiri aku mau tidur" kata Rena sambil berjalan keluar kelas menuju atap untuk melanjutkan tidurnya.
"Rena-chan tunggu" kata Jurina tapi Rena hanya mengabaikannya dan akhirnya Jurina memutuskan untuk membersihkan kelas sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Change You
FanfictionSebuah kisah tentang siswa pindahan dan siswa nakal yang ditakuti semua siswa disekolah, awalnya hubungan mereka tidak hingga suatu saat murid pindahan mempunyai tujuan untuk merubah siswa nakal untuk menjadi lebih baik. Wmatsui
