[29] BUNGA BANGKAI

126K 17.1K 24.9K
                                        

Hai hai ... iya nih komennya udah tembus makasyii bangettt guiss🤗🤗

Ciee pada nyariinn aa dadang sama neng sumiati, kangen yaaa😋😋

Absen dulu yukk guys, dengan sebutin makanan terakhir yang kamu makan!

Question of the day is :

1. Takjil favorit apa guys?

2. Suka makanan manis atau pedes?

3. Punya hewan peliharaan? Hewan apa?

4. Lagu favorit?

BLUE LOVE GUYS💙


*manis bgt gaksiii😭😭🙏

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*manis bgt gaksiii😭😭🙏

Happy reading, dear💗

****



Gara-gara kehilangan ponsel, Gadis jadi benar-benar merasa boring bukan main. Papanya baru akan membelikam ponsel baru tepat di hari minggu sebab tiga hari ke depan papa dan ibu tirinya harus melakukan pekerjaan di luar kota, fyi sekarang papanya bekerja bersama dengan ibu tirinya mengelola butik.

Hari itu, saat Gama menemuinya, setelah memanggil nama 'sumiati' cowok itu langsung bergegas pergi, entah apa yang terjadi dengannya.

"Dia 'kan emang aneh, kenapa lo pikirin terus sih," gumamnya.

Ia kembali menutup buku tiga puluh hari yang tempo hari para ACE berikan padanya. Tinggal beberapa lembar lagi dan ia akan menyelesaikan misi tiga puluh hari itu.

Tiba-tiba terdengar suara ribut-ribut dari arah luar, ia sedikit mengintip pada jendela kamarnya lalu mengerutkan dahi begitu tukang pos mengantarkan sebuah paket berukuran besar.

"Elsa beli apa ya?" tanyanya pada diri sendiri.

Belum sempat ia menemukan jawaban, Elsa tiba-tiba berteriak nyaring memanggil namanya.

"DISSS! GADISSS!"

Gadis memutar bola mata jengah, lalu beranjak dari duduknya dan membuka pintu lebar-lebar. "Apa?"

"Ada paket buat lo."

"Buat gue?"

Elsa mengangguk.

"Dari siapa?"

Tiba-tiba Elsa meraih tangannya dan menariknya menuruni tangga. "Gue juga gak tahu, sekarang mending lo cek."

Walaupun malas Gadis tetap mengekor di belakangnya.

"Tuh, buruan buka." Elsa menunjuk kardus berukuran besar di hadapannya, sementar dirinya mundur beberapa langkah.

"Lo kenapa jauh-jauh?"

GAMATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang