Part 19 || ❄Rangga❄

159 9 0
                                        

🌈🌈🌈

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🌈🌈🌈

Sepulang dari mall Bella langsung ke rumahnya, karena ia mendapat telfon dari bibinya jika mama dan papanya ada di rumah.

Ketika memasuki rumahnya senyum Bella selalu terpatri di wajah cantiknya, ia sungguh bahagia karena akhirnya ia akan bertemu lagi dengan orangtuanya.

"Assalamualaikum, Bella pulang," ucap Bella.

"Bagus yah kamu Bella jam segini baru pulang emang sekolah kamu sampai jam segini," murka mama Bella.

Bella yang mendengar penuturan mamanya seketika sedih. Sungguh menyedihkan hidupnya memang apa yang ia harapkan. Ingin kedua orangtuanya menyambutnya dengan senyum dan dekapan hangatnya. "Jangan mimpi Bella," batin Bella.

"Maaf mah tadi Bella pergi mall nemenin teman Bella dulu," jawab Bella.

"Gak usah banyak omong Bella emang kan kerjaan kamu gini terus keluyuran bukannya sekolah yang bener," ucap mama Bella.

"Perbaiki sikap kamu Bella," sahut papa Bella yang ikut-ikutan memarahi Bella.

Sungguh Bella tidak ingin berada di situasi ini. Rasanya ia ingin menghilang saja, melihat orangtuanya berperilaku seperti ini terhadapnya.

Bella yang sudah jengah dengan sikap kedua orangtuanya langsung lari ke kamarnya, ia tidak menghiraukan teriakan mamanya.

Seharusnya keluarga ada disaat kita mempunyai masalag ia yang seharusnya membantu kita untuk keluar dari permasalahan ini mendekap kita dengan kehangatannya. Bukanya menambah masalah kita.

Sungguh Bella sudah lelah dengan drama ini ia sudah tidak kuat lagi semua itu terjadi bukan karna kesalahanya lalu mengapa dirinya yang harus disalahkan.

***

Pagi harinya Bella sudah siap dengan keperluan sekolahnya hari ini. Bella langsung menuju meja makan.

"Bi mama sama papa kemana?" tanya Bella.

"Nyonya sama tuan udah berangkat pagi-pagi non katanya penerbanganya pagi," jawab bibi.

"Oh." Hanya itu jawaban yg keluar dari mulut Bella.

"Bella berangkat dulu bi," pamit Bella.

Setelah diantar supirnya, Bella langsung menuju kelasnya.

"Bella!!!" teriak seorang perempuan yang memanggil temanya dengan berlari.

"Ihh apaan sih Al," sahut Bella yang terus melangkah menuju kelasnya.

"Hehhheh gak papa Bel," ucap Alycia cengingisan.

***

Setelah memeras otak dengan pelajaran susah bin sulit akhirnya jam istrahat pun tiba.

Dan di sinilah Bella dan Alycia menunggu pesannya.

"Oh iya Bel dari tadi kok tumben kak Rangga enggak nongol yah," ucap Alycia.

"Mana gue tau," balas Bella cuek, memang dari tadi Bella tidak melihat Rangga.

"Asikkk pesanan datang," ucap mereka kegirangan

Disaat sedang asik-asiknya memakan makanannya, dari arah belakang Bella disenggol bukan hanya itu Bella pulah disiram.

Bella mengeram marah sekaligus kesal siapa yang berani berbuat seperti ini padanya.

"Eloo!!" teriak Bella nyaring. Membuat hampir seisi kantin menatapnya.

"Ehh lo cewek gatel punya masalah hidup apaan sih sama Bella hah." sungut Alycia yang marah melihat nenek lampir di depanya ini.

"Upsss maaf gue gak sengaja," ucap Keisya dengan tampang tidak berdosanya.

"Elo gak usah cari gara-gara sama gue," tunjuk Bella kepada Keisya.

Suasana semakin panas penghuni kantin hanya menonton drama di depannya.

"Udah Bel sikat ajalah cewek gatel ini gak tau diri banget yah mentang-mentang kakak kelas," ucap Alycia.

"Siapa yang lo bilang cewek gatel hah gue. Asal loh tau temen lo ini yang gatel ngedeketin Rangga terus," ucap Keisya.

"Jadi lo ngelakuin ini cuma karena Kak Rangga, dasar sampah," ucap Bella lalu meninggalkan kantin diikuti Alycia yang meliriknya sinis.

Keisya terus berteriak memanggil Bella. "Awas aja lo bella tunggu pembalasan gue," batin Bella lalu pergi.

Penguni kantin langsung kecewa dengan tontonanya ia pikir akan ada aksi jambak-jambakan tapi ternyata tidak.

🌈🌈🌈

To be continued...
Writing by PutriPutrih

Jangan lupa vote dan komentarnya ya😉

RanggaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang