Selamat Membaca......
Seminggu berlalu setelah kepulangan mereka berdua honeymoon, kini keseharian Sheila menjadi ibu rumah tangga. Membangunkan Keenan pagi pagi, memasak untuk keenan, menyapu rumah, mengepel lantai dan urusan rumah tangga lainnya.
Usia kandungan Sheila sudah beranjak sebulan lebih. Perutnya yang datar sudah sedikit menonjol.
Keenan sangat overprotektiv kepada Sheila, udah berapa pembantu yang di tawarkan oleh Keenan tapi di tolak mentah mentah oleh Sheila.
Dia tidak mau dirumah mereka ada orang lain, dirinya masih boleh menghandle pekerjaan rumah tanpa harus memakai jasa pembantu. Tau tau uangnya ditabung untuk masa depan anak mereka kelak.
"Kamu masak apa hm?" Bisik Keenan memeluk Sheila dari belakang.
"Nasi Goreng" Ujar Sheila mengulas senyum manisnya.
"Gak papa kan? Kalo pagi ini kamu sarapannya nasi goreng dulu?" Tambah Sheila.
"Gak papa kok, apapun yang kamu masak aku suka" Ujar Keenan mengecup pipi Sheila.
Setelah itu mereka berdua makan dengan di iringi canda tawa, keenan sangat bahagia jika dirinya melihat senyum Sheila setiap paginya.
"Ya Allah semoga kita berdua sampai kakek nenek, aku sayang dan cinta sama kamu Sheila" Batin Keenan menatap Sheila.
SKIP
"Sam apa ini benar?" Tanya Riva lirih sedangkan Sam hanya terdiam membisu.
"SAM JAWAB AKU! APA INI BENAR?!" Teriak Riva kesetanan.
Sam hanya mengangguk saja sambil menatap sendu ke arah Riva yang sudah menangis sesegukan.
"KENAPA SAM? AKU SALAH APA SAMA KAMU SIH SAM? JAWAB AKU HIKS HIKS" Teriak Riva sekali lagi.
Sam berlutut dan memeluk kedua kaki Riva sambil menangis.
"Maaf riv, maafin aku hiks maafin aku. Aku khilaf waktu itu hiks maafin aku" Mohon Samuel pada Riva.
"Gimana aku mau maafin kamu sam? Disaat kita sudah membahas masa depan, di saat kita sudah merencanakan semuanya. Disaat aku sayang banget sama kamu, disaat aku udah cinta banget sama kamu, aku menunggumu beberapa tahun ini, aku setia bahkan disaat perusahaan keluargamu terpuruk aku tetap berada disamping kamu, support kamu, disaat aku udah jatuh se jatuh jatuhnya di saat hiks aku udah ga bisa hidup tanpa kamu hiks" Ujar Riva kosong sesekali menyeka air matanya.
"Hiks di saat aku udah bucin banget sama kamu hiks hiks, kenapa kamu lakuin ini sama aku? Kenapa kamu hiks hiks jahat banget sama aku? Hiks hiks dengan teganya kamu memutuskan pertunangan kita bahkan bulan depan kita udah mau menikah hiks hiks, kenapa kamu hiks hiks jahat sama aku hiks hiks, ak aku sakit sam mau taru dimana muka ku sam? DENGAN TEGANYA KAMU MENGHAMILI PEREMPUAN LAIN PADAHAL BULAN DEPAN KITA MAU MENIKAH?!" Teriak Riva mengguncang kedua bahu Samuel.
Sam menggeleng gelengkan kepalanya, dia menatap dalam bola mata Riva yang memancarkan kesedihan, sam bisa melihat itu. Sam sama hancurnya dengan Riva bahkan dirinya berfikiran untuk bunuh diri saja, melihat wajah kacau Riva membuat hatinya sakit
"Sumpah riv, aku gak tau didalam minumanku udah di taru obat perangsang, pas aku sadar aku udah didalam kamar hotel sama perempuan jalang itu. Percaya sama aku Riva aku sungguh menyesal, aku tidak tau lagi harus berbuat apa bahkan kedua orangtuaku mengusirku, bukan hanya kamu hancur riv tapi aku dan kedua orang tuaku sama hancurnya, maafkan aku riva hiks. Maafkan cowok brengsek ini" Lirih Sam memeluk erat kedua lutut Riva.
Riva hanya tertawa miris dan menatap kosong ke arah Sam yang bersimpuh di kakinya.
"Gw gak bisa maafin lo! Lo brengsek gw benci sama lo seumur hidup nanti sekarang gw dikecewain sebegitu dalamnya! Gw fikir lo cinta pertama dan terakhir gw tapi itu hanya fikiran gw! Ternyata benar didunia ini ada spesies Binatang berbentuk Manusia!" Ujar Riva dingin.
Well bahkan Riva sudah memakai kosa kata "gw-lo" Bukan lagi "aku-kamu"
Sam terkejut dengan perubahan Riva, gadis yang sangat dicintainya itu berubah Dingin dan Datar. Dalam sekejap dan itu karna dirinya.
"Maafin ak---"
BRAK
Pintu terbuka membuat perkataan sam terpotong, riva dan sam sama-sama melihat ke arah pintu ternyata itu adalah Bokapnya riva. Dengan wajah datar dan memerah seperti menahan emosi bokapnya berjalan dan memukul wajah samuel.
Bugh
Bugh
Bugh
"Bajingan kamu! Kamu fikir kamu siapa hah?! Berani beraninya membuat anak saya menangis!" Sentak Bokapnya riva.
Riva hanya menangis sambil menutup kedua wajahnya, riva mendengar ucapan Sam meminta maaf pada Bokapnya.
Bugh
"MULAI DETIK INI JANGAN PERNAH TUNJUKAN WAJAH BRENGSEKMU DIDEPAN SAYA!" Teriak Ahmad Ayahnya riva kemudian menarik Riva keluar dari apartement lelaki brengsek tersebut.
"Maafin gw riva, hiks asal lo tau gw sayang dan cinta sama lo" Gumam Sam dan mengelap darah di dekat bibirnya.
Sementara itu didalam perjalan pulang, riva hanya terisak isak di dekapan sang ayah. Dia menangis, menangisi samuel dengan teganya pria yang sangat dicintainya itu menghianatinya, padahal bulan depan pernikahan mereka berdua dimulai.
Sungguh miris keadaan Riva, rambut yang sudah acak-acakan serta mata bengkak karena terus terusan menangis. Menangisi pria brengsek.
"Sudah tidak usah menangisi pria bajingan itu! Air mata kamu terlalu berharga menangisi pria brengsek tersebut!" Kata Ahmad sambil mengelus Surai coklat putrinya.
Hatinya sakit, melihat Putri yang sangat di sayangi serta sangat dijaga agar tidak menangis, kini menangis didepannya karena perbuatan dari mantan tunangannya itu.
"Ba bagaimana iva tidak menangis pa? Dia sudah membuat iva kecewa hiks, iva sakit pa, iva gak mau di indonesia iva malu. Padahal bulan depan kita menikah hiks, mau taru dimana wajah Iva pa?" Tanya Riva sesegukan. Hanya keluarga yang memanggil dia dengan nama Iva.
"Kamu tetap akan menikah sayang, tapi bukan menikah dengan pria brengsek tersebut. Kamu akan menikah dengan anak sahabat Ayah" Kata Ahmad menenangkan putrinya itu.
"Ta tapi undangannya bagaimana pa?"
"Kamu tenang saja, pokoknya persiapkan dirimu saja"
Dan Riva hanya mengangguk saja sambil mengeratkan pelukannya dari Ayahnya.
TBC
Betewe memang part ini aku buat Khusus Sam dan Riva.
Kalian tau siapa yang akan menjadi suami Riva gak😂
JANGAN LUPA VOTE SEBANYAK BANYAKNYA
KAMU SEDANG MEMBACA
DESTINY[TAMAT]
General Fiction[BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Sequel: My Baby Boy✨ 17+ *** Takdir yang memisahkan kita, tapi takdir pula yang mempertemukan kita
![DESTINY[TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/221987025-64-k993067.jpg)