DESTINY [25]

11.6K 890 40
                                        

DEMI ALLAH SAYA AKAN VOTE CERITA INI😇

HAPPY READING!

Keenan terus berlari dan memeluk tubuh Sheila yang sudah mengeluarkan darah, air matanya terus mengalir dan terus memanggil nama Sheila.

Ambulance sudah ditelepon oleh orang orang yang mengerumbuni Keenan dan Sheila. Keenan terisak isak dan mengelus perut besar Sheila, darah keluar dari kedua kaki Sheila membuat Keenan takut. Takut akan terjadi apa-apa sama anak mereka berdua.

"Ya Allah tolong. jangan ambil Sheila dan Anakku" Lirih Keenan disela sela tangisnya.

Mobil ambulance berhenti tepat disebelah mereka berdua, keenan memeluk tubuh Sheila kemudian mereka masuk ke dalam mobil ambulance di ikuti oleh kedua perawat.

Didalam mobil, keenan menangis dan memeluk Sheila.

"Ya Allah, tolong selamatkan Istri dan Calon anak kami" Lirih Keenan dan membersihkan darah yang berada di wajah Sheila.

Kedua perawat yang melihat perlakuan Keenan kepada Sheila menjadi BAPER.

"Suaminya sayang banget sama istrinya" Bisik Perawat itu kepada temannya.

"Iya nih, gw jadi baper liatnya"

Keenan melihat kedua perawat didepannya ini dengan tatapan tajamnya.

"JANGAN BISIK BISIK! BERSIHKAN DARAHNYA!" Sentak Keenan kepada kedua perawat tersebut.

"Maaf Mas" Ujar Mereka berdua dan membersihkan darah yang mengalir dikedua paha Sheila.

SKIP

Keenan duduk didepan ruangan OPERASI, tak lupa juga keenan sudah menelepon kedua orang tuanya, dan orang tua Sheila. Memberikan kabar bahwa anak mereka/menantu mereka ada di rumah sakit karena kecelakaan, dan mereka ber empat sekarang sudah ada dalam perjalanan.

Keenan menunduk dan menangis, kenapa ini semua terjadi padanya? Apa salahnya? Kenapa harus dia yang terkena musibah seperti ini? Kenapa harus dirinya? Batin Keenan berteriak.

"Jangan tinggalin aku shei, aku mohon sama kamu, kamu harus kuat demi aku dan anak kita hiks" Lirih Keenan memegang dadanya yang terasa Nyeri.

Sudah berapa jam menunggu, dokter yang memeriksa Sheila belum juga keluar dari ruangan, membuat Keenan takut.

"KEENAN" Teriak Keyla dan Dina bersamaan.

Keenan menoleh mendapati Bunda dan Mama Mertuanya yang berlari ke arahnya, diikuti oleh Ayah dan Papa mertuanya.

"Bagaimana keadaan Sheila nak?" Tanya Keyla dan Dina bersamaan.

"Sheila lagi didalam" Lirih Keenan menunjuk ruang Operasi.

"Gimana bisa jadi begini nak?" Tanya Rafa pada Keenan yang terlihat sangat Kacau.

Keenan menjelaskan semuanya, kepada kedua orang tuanya dan orang tua Sheila. Tangan Keenan mengepal saat menjelaskan kronologi kenapa mereka bisa jadi begini. Dion yang mendengar itu rahang-nya mengeras, sama seperti Rafa. Mereka akan mencari tau apakah ini disengaja atau tidak.

DESTINY[TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang