" Hallo mas !! .."ucap reisa membuka obrolan dari sebrang sana.
"Iya hallo rei, ada apa ??.."tanya arka yang kini berada di luar apartemen nya.
" tidak ada apa-apa mas , reisa hanya rindu sama mas arsen."jawab reisa dengan sendu .
" huumm, mas juga rindu sama kamu rei."ujar arsen .
" apa mas sudah makan siang ??.."tanya reisa yang membuat arsen sedikit terpaku karena jarang sekali reisa menanyakan arsen sudah makan atau belum nya.
" belum sayang, kamu sendiri bagaimana, apa kamu sudah makan siang rei ??.."jawab arsen yang kembali bertanya .
" huumm, reisa juga belum makan siang mas. Reisa sedang tidak nafsu."jawab reisa dengan suara nya yang terdengar lesu oleh arsen .
" kenapa rei ??.. Apa kamu sakit ??. kamu baik-baik saja kan, rei ??.. " tanya arsen dengan suara yang terdengar khawatir oleh reisa dari sebrang sana .
" reisa tidak apa-apa mas, reisa hanya sedikit kurang enak badan saja. Mungkin karena akhir-akhir ini pikiran reisa hanya di penuhi dengan mas , hingga reisa lupa untuk memikirkan diri reisa sendiri. Reisa sangat merindukan mas !!."jawab reisa dengan lesu. Siapa juga yang tak akan sakit karena merindukan suami nya yang sudah hampir 7 bulan tak menemuinya .
Degg !!
Hati arsen terasa memanas , saat mendengar keadaan reisa yang tiba-tiba memburuk karena diri nya. Sungguh, arsen benar-benar merasa bersalah karena ia telah tega meninggalkan reisa demi permintaan kedua orang tua nya, hingga membuat reisa menderita sendirian." maaf kan mas rei ..."batin arsen dengan rasa bersalah yang mulai menyelimuti dirinya.
"Hallo mas !!.. Mas ??.. Ko diam ??.."panggil reisa yang berhasil membuyarkan arsen dari lamunan nya.
" iya sayang .."jawab arsen yang baru tersadar .
" kenapa diam mas ??.."tanya reisa masih dengan suara nya yang terdengar lesu oleh arsen.
" tidak apa-apa rei , maafkan mas. Mas benar-benar minta maaf karena telah membuat mu menderita . maafkan mas sayang ..." jawab arsen dengan rasa bersalah nya pada reisa.
" huuumm, tidak apa-apa mas . tapi,reisa ingin mas pulang. Pulanglah mas, reisa sangat merindukan mas. Reisa butuh mas di samping reisa.."lirih reisa meminta arsen untuk pulang .
" hmmm, mas akan pulang sayang . hari ini mas akan pulang untuk kamu rei . "ucap arsen memberitahu reisa bahwa ia akan pulang hari ini.
" benarkah ??.. Apa mas benar-benar akan pulang hari ini ??.. " tanya reisa tak percaya .
" huumm, iya sayang . mas akan pulang. Mas akan kembali ke Indonesia sore ini . "jawab arsen meyakinkan reisa.
" akhirnya mas pulang juga, reisa sangat merindukan mas."ucap reisa dengan sedikit bersemangat karena keadaan tubuh nya yang masih lesu.
" huumm, mas juga sangat merindukan mu rei. Tunggu mas pulang, oke .."ujar arsen .
"Iya mas , reisa akan selalu menunggu mas. Tapi, maafkan reisa ya mas ??Reisa tidak bisa menjemput mas ke bandara, tubuh reisa masih sangat lemas."ucap reisa dengan suara parau nya.
" huumm iya, tidak apa-apa rei. Kamu tunggu di rumah saja ,huumm. Beristirahatlah dengan tenang. Jika nanti mas sudah sampai, mas akan mengantar mu ke dokter, oke."ujar arsen yang hampir saja bergetar ketakutan karena takut nya reisa akan menjemput arsen ke bandara.
KAMU SEDANG MEMBACA
AFSHIENNA [On Going]
Fanfiction" aku pikir setelah ayah ku , tak akan ada lagi pria tega seperti nya sen . "ucap afshienna pilu dengan raut wajah kecewa nya pada arsen. Arsen memijat pelipis nya dengan frustasi ." na dengar , aku minta maaf ?? Ku mohon !! Aku tid--.."perkataan ar...
![AFSHIENNA [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/214589440-64-k76207.jpg)