5|| Arsen

3K 142 0
                                        

8.00 am

Malam yang gelap kini telah berganti menjadi pagi yang begitu terang . tugas bulan pun telah di gantikan oleh matahari .

Setelah kejadian Tengah malam tadi terjadi , saat pria itu berhasil menggagalkan wanita malang yang akan mengakhiri hidup nya dengan terjun dari atas pembatas jembatan . ia pun membawa wanita malang itu ke apartment milik nya .

Matahari yang telah tampak pun mulai memancarkan sinar nya yang begitu terang . menembus kaca jendela yang tirai nya baru saja di buka oleh sang pemilik kamar . membuat orang asing yang sedang terlelap di ranjang milik nya itu terganggu ."hmmmm~...."wanita itu menggeliat ia perlahan mulai membuka ke dua mata nya .

Melihat wanita malang itu mulai tersadar dari pingsan nya semalaman , pria itu pun langsung menghampiri nya dan duduk di samping nya." akhirnya kau sadar juga ." ucap pria itu dengan lega kepada wanita malang yang kini tengah duduk dari tidur nya dan memberikan tatapan yang tak bisa di artikan pada nya.

" siapa kau ??...dimana aku ??.. Apa aku sudah mati ??..."tanya wanita itu spontan dengan tatapan kosong dan penampilan nya yang acak - acakan .

" Arsen ,' nama ku Arsen' . sekarang kau berada di apartment ku . Tenang lah !!.. Kau belum mati ." jawab nya seraya berusaha membuat wanita malang di hadapan nya itu merasa tenang .

Wanita malang itu menggelengkan kepala nya dengan cepat seraya mencengkram selimut dengan erat ." Tidak !!!!!... Kenapa kau membawa ku kemari ??.. Aku ingin mati !!.."teriak wanita itu frustasi seraya beranjak dari tempat tidur dan berlari ke arah balkon .

Melihat wanita malang itu dengan raut wajah frustasi dan penampilan acak - acakan nya berlari ke arah balkon , ia pun dengan cepat berlari mengikuti nya dari belakang . karena ia tak ingin wanita malang itu melakukan hal yang aneh dan di luar batas ." nona tunggu !!.. Apa yang akan anda lakukan ??..." tanya pria tampan bak malaikat yang bernama arsen itu dengan raut wajah panik nya .

Wanita malang itu kini tengah berdiri di dekat pagar pembatas balkon dengan niat nya untuk melompat dari atas sana ." jangan mendekat !!!..tolong jangan mendekat !!.. "pinta wanita malang itu pada arsen dengan raut wajah yang sulit di artikan .

Bingung ?? Panik ?? Yaa , itu lah yang dirasakan arsen saat ini . ia tak tahu apa yang harus ia lakukan pada wanita frustasi yang bahkan bisa di sebut gila di hadapan nya itu . ini benar - benar kali pertama nya menemukan seseorang yang akan mengakhiri hidup nya .

Arsen pun mengacak rambut nya dengan frustasi saat wanita malang di hadapan nya itu terus mundur mendekati pagar pembatas balkon . " jangan mundur lagi ??.. Ku mohon !!! ." ucap arsen refleks seraya melangkahkan kaki nya untuk mendekati wanita malang di hadapan nya itu .

Wanita malang itu meneteskan air mata nya dengan deras , pikiran nya benar - benar telah di penuhi oleh amarah yang berkecamuk dalam diri nya sehingga membuat nya untuk mengakhiri hidup nya dengan cepat ." sudah ku katakan jangan mendekat !!!.. Satu langkah lagi kau melangkahkan kaki mu untuk mendekati ku . maka , aku tak akan segan - segan untuk melompat sekarang juga !!!!.."ancam wanita malang itu pada arsen seraya terus memundurkan tubuh nya .

Arsen memijat pelipis nya dengan wajah yang mulai memanas , ia mencoba untuk mencari cara agar ia bisa menggagalkan niat wanita itu untuk mengakhiri hidup nya ." Baiklah , aku tak akan melangkahkan kaki ku untuk mendekati mu . tapi ku mohon !!!.. Tolong jangan pernah melompat dari sana . Jangan menjadi gila hanya karena rasa sakit yang sedang kau rasa kan saat ini . "ucap arsen berusaha menenangkan wanita malang itu .

AFSHIENNA [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang