Sorry for typo
Warn! Full of flashback
— Nikah Muda —
12 Oktober 2016
Jaemin meremat perutnya yang terasa sangat sakit. Tubuhnya menunduk, ia menggigit bibirnya mencoba menahan rasa sakit yang menyerang perutnya bagian bawahnya.
Lusa adalah keberangkatannya ke China, ia sedang menyiapkan semuanya. Namun secara tiba-tiba Jaemin merasa sangat pusing dan mual, akhir nya ia memutuskan untuk pergi ke kamar mandi hendak memuntahkan seluruh isi perutnya. Tapi baru saja ia sampai di depan pintu kamar mandi, ia langsung terjatuh berlutut karena perut bagian bawah nya terasa sakit seperti di remas dengan kuat
Ia tidak tau harus berbuat apa, Jaemin baru pertama kali mengalami hal seperti ini.
Triingg triing
Ponselnya berdering nyaring, seseorang menelponnya. Bisa Jaemin tebak itu adalah ibunya. Yoona mengatakan bahwa siang ini ia akan pergi ke apartement Jaemin untuk mengantarkan beberapa makanan kesukaan Jaemin. Namun dengan keadaannya yang masih seperti ini, jangankan untuk bangkit dan berjalan mengambil ponsel, untuk menggerakan kakinya saja ia tidak mampu
Cukup lama Jaemin bertahan dengan posisi itu dan akhirnya ia bisa bangkit lalu berjalan ke meja belajarnya walaupun ia harus berusaha dengan keras untuk menahan rasa sakit yang masih terasa
Trring triingg
Itu adalah panggilan keempat dari sang ibu, Yoona pasti sangat mengkhawatirkan Jaemin saat ini karena sulungnya itu tak kunjung mengangkat panggilannya
"H-hallo ma?" Jaemin menggigit bibir bawahnya menahan ringisannya
'Sayang, are okay? Kok telpon mama gak langsung di angkat?'
Jaemin meremat ponselnya "I'm okay mom, tadi aku lagi di kamar mandi. ." Cicitnya
'Are you serious? Mama khawatir karena kamu gak langsung angkat telpon mama tadi-"
"I'm fine mom" sahut Jaemin cepat
Salah satu tangannya meraih segelas air hangat yang ada di atas meja belajarnya
Prang
Gelas itu jatuh begitu saja dan hancur berkeping akibat menghantam kerasnya permukaan lantai. Jaemin menunduk seraya memegang perutnya yang kembali terasa sakit, amat sakit. Ini bahkan lebih sakit dari yang sebelumnya.
'Jaemin? Are you okay? Hei, jawab mama—'
Jaemin mengabaikan Yoona yang terus bertanya mengkhawatirkannya di sebrang sana. Ia melepaskan genggamannya pada ponselnya hingga membuat benda pipih itu terjatuh ke atas meja belajarnya
"Aakh. ."
Setelah itu semua menjadi gelap. Jaemin tidak bisa mengingat apapun.
— Nikah Muda —
Perlahan Jaemin membuka pejaman matanya. Silau, ia tidak bisa melihat apapun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nikah Muda
FanfictionKalo bukan karena bokap sama nyokap nya, Jeno gak akan sudi nikah muda.
