Sorry for typo
Warn! Full of flashback
More thank 2k words
— Nikah Muda —
25 Agustus 2014
Waktu berjalan begitu cepat, satu tahun sudah berlalu. Hubungan Jaehyuk dan Jaemin baik-baik saja walau mereka sempat bertengkar beberapa kali dan itu bukan pertengkaran yang serius. Hanya Jaehyuk yang sedikit nakal dan Jaemin yang keras kepala
Selama ini yang sudah mereka lakukan hanya sampai berciuman. Itu juga Jaemin yang memulai karena Jaehyuk tidak pernah berani menyentuhnya
Hingga kini tidak ada satupun orang yang tau tentang hubungan mereka. Keduanya sangat pandai bersembunyi dan bermain alibi.
"Kamu mau pulang kapan?"
Jaemin mengadahkan kepalanya "Lima menit lagi," ujarnya
Ia kembali menenggelamkan wajahnya pada dada bidang sang kekasih, sesekali ia menggesekan hidung nya disana membuat Jaehyuk terkekeh gemas
Saat ini Jaemin tengah berada di apartement Jaehyuk. Pemuda Lee itu memang tidak tinggal di rumah keluarga nya. Jaehyuk bilang, ia sudah memiliki sebuah apartement sejak ia masuk SMP. Namun apartement itu baru ia tempati ketika masuk SMA
Jaehyuk hanya sesekali pulang ke rumah besar keluarganya.
"Aku baru tau kamu punya adek" ujar Jaehyuk
"Iya, dia tinggal di Aussie dari umur sepuluh tahun. Mam suruh dia pindah ke Indo karena dia makin nakal disana."
Jaehyuk paham dengan nakal yang Jaemin maksud. Lagi pula, siapa yang tidak nakal jika hidup di negara yang sangat bebas seperti Australia?
"Aku pulang sekarang aja deh."
Jaemin melepaskan dekapan Jaehyuk lalu bergerak menuruin ranjang. Ia meraih jaket nya "Supir aku udah nunggu terlalu lama, gak enak" ujar nya
Jaehyuk duduk bersandar pada headboard ranjang menatap Jaemin yang tengah merapihkan rambutnya di depan kaca
"Hati-hati, jangan lupa makan. Kamu belum makan dari tadi siang."
Jaemin mengangguk. Ia berjalan kembali menghampiri Jaehyuk untuk memberi kecupan singkat di bibir kekasih nya itu
"Telpon Jeno kalo kamu kesepian!"
Dan si manis menghilang di balik pintu. Menyisakan Jaehyuk yang duduk termenung menatap keluar jendela
"Gimana ya kalo Jaemin tau gue nge-racing?"
— Nikah Muda —
"Ini apartemen kakak?"
Jaemin tersenyum menatap sang adik yang tengah menyeret kopernya masuk ke dalam apartement
"Iya, kakak tinggal disini dari satu bulan yang lalu." Jawabnya
Setelah kenaikan kelas, Jaemin memutuskan untuk pindah dari mansion keluarga besarnya lalu membeli sebuah apartement di kawasan elit tengah kota. Keputusan itu sudah ia fikirkan berulang kali dan ia merasa sangat yakin dengan keputusannya tersebut
KAMU SEDANG MEMBACA
Nikah Muda
FanfictionKalo bukan karena bokap sama nyokap nya, Jeno gak akan sudi nikah muda.
