Haiiiiii, balik lagi dengan akuuuuuuuuuuuuuuuuuu
Langsung gazzzzzz...
Happy reading ♥️
Matahari mengintip melalui celah yang terbuka sedikit. Tangan mulus itu meraba raba untuk mematikan jam weker yang sedari tadi berbunyi.
Ia mulai membuka mata perlahan, lalu mendudukkan dirinya di kepala ranjang "aawwhhh sshh" pekiknya.
Inti tubuhnya terasa sangat perih, dan ia baru menyadari kalau tubuhnya masih polos, segera ia menutupi tubuhnya dengan selimut tebal membuat pria yang sedari tadi nyaman dengan selimutnya terganggu.
Manik mata hitam ke coklatannya itu membuka mata , matanya menyesuaikan cahaya yang masuk dari celah gorden yang belum terbuka.
Tian menoleh, melihat siapa yang menarik-narik selimutnya, dan saat tau siapa pelakunya ia malah tersenyum hangat lalu menggeser tubuhnya, menyembunyikan kepalanya di perut polos yang hanya di tutup selimut oleh Vie "pagi Vie" ucap nya lalu memeluk pinggang ramping Vie.
Vie berdecak melihat perilaku pria yang semalam sudah memerawaninya. Seketika pipinya memerah saat mengingat semalam.
"Aawwh" pekiknya lagi karna siku Tian yang tak sengaja menekan vaginanya.
Tian mendongak, keningnya berkerut menatap wanita-nya "kenapa?" Tanyanya polos.
"Kau menekan nya, dan perih" ringis Vie pelan.
Tian masih bingung "apanya?" Tanya-nya lagi.
"Vaginaku" ucapnya pelan tanpa melihat wajah Tian yang sudah membulatkan matanya.
Tian langsung terduduk lalu menunduk, menatap vagina Vie yang semalam sudah ia masuki, merasakan pijatannya di dalam sana, kehangatan saat Vie mencapai pelepasan. Shit, membayangkannya saja membuat juniornya berdiri.
Segera ia tepis pikiran kotornya tadi lalu menatap Vie khawatir "apakah sakit?" Tanya nya.
Vie hanya mengangguk membuat Tian merasa amat sangat bersalah, ia melihat jam yang sudah menunjukan jam set 7 pagi, dan sebentar lagi ia harus sekolah tapi bagaimana Vie.
"Kau di rumah saja ya, istirahat" ucap Tian sambil tangannya mengelus pipi tembam Vie.
Vie mendongak "tap...mmhh" ucapannya terputus karna Tian yang secepat kilat mencumbunya lagi di lumatnya pelan bibir ranum Vie lalu di tatapnya manik hitam pekat itu "jangan membantah, nanti akan ku ijinkan" jelasnya.
Vie hanya mengangguk, karena iapun merasa ia akan sulit untuk berjalan seperti cerita teman teman perempuannya di kelas sehabis melakukan hubungan sex, apalagi ini yang pertama baginya.
💐
"Halo..." Ucap pria yang baru saja mengangkat telepon nya sembari menyisir rambutnya ke belakang.
"...."
"Iya, aku baik baik saja, mamah bagaimana?" Tanya pria itu dengan nada lembut.
"..."
"Oowh oke. Ada apa mamah telpon aku?" Tanyanya lagi.
"...."
Deg.
Seketika mendengar ucapan mamahnya tubuh pria itu menegang, badannya terasa panas dingin. Ia bingung, tak tau harus bagaimana.
💐
"Kejutan!!" Ucap riang orang yang baru saja datang. Di tangannya terdapat sebuket bunga yang di tengahnya ada coklat. Wajah orang itu tertutupi buket bunga, namun suaranya tampak familiar di pendengaran Vie.
"Siapa?" Tanya Vie pelan, matanya menatap intens tubuh jangkung pria dengan jaket Levis hitam yang bertengger di tubuhnya.
Terdengan decakan pria tersebut, lalu menurunkan buket bunga yang menutupi wajah nya "ini aku Vie" ucapnya dengan nada menjadi dingin.
Seketika wajah Vie menjadi terkejut, bagaimana bisa Kaka tirinya tiba tiba disini tanpa menghubungi nya. Apalagi semalam dia telah... ah lupakan, bagaimana jika ka Daniel sampai tau pikirnya "Ka Daniel" ucapnya sambil tetap menatap lekat manik hitam tajam di depannya.
Daniel nyelonong masuk aja ke dalam asrama Vie. Vie yang masih terkejut di depan pintu pun mengerjapkan matanya lalu segera menyusul Daniel yang sudah menikmati acara televisi yang menayangkan spons kuning yang suka membuat kraby party.
"Kaka ko bisa disini?" Tanya Vie yang mendudukkan dirinya di sebelah Daniel.
Daniel melirik Vie sekilas lalu memfokuskan matanya pada acara yang sedang di tayangkan "memangnya ngga boleh gitu?" Tanyanya dengan nada sinis.
Vie yang mendengarpun gelagapan "emm, em ya ngga gitu ka. Kan bisa ngasih tau Vie dulu, biar Vie bisa beres beres. Tapi ko Kaka bisa tau kalau aku lagi ngga masuk sekolah?" Tanyanya dengan alis berkerut.
Nah, Daniel baru ingat. Hari ini adalah hari valentine, dan ia berniat memberi kejutan untuk adik kecil yang sangat dicintainya tersebut. Niatnya Daniel sebenarnya membuat kejutan setelah Vie pulang sekolah, tapi tadi ia bertemu pria sableng yang sekamar dengan adiknya dan dia bilang Vie sedang istirahat jadi ngga masuk sekolah.
"Tau aja" jawabnya cuek. Vie hanya mengangguk anggukan kepalanya.
"Emm, bentar Vie mau bikin minuman dulu ka" ucapnya lalu berjalan agak tertatih karena intinya masih nyeri sedikit dan itu tak luput dari perhatian Daniel.
'Apa Vie sudah melakukan...' wajah rupawan Daniel mengeras dan rahangnya menegas, awas saja jika itu benar. Ia tak akan segan segan menghabisi bocah sableng itu.
💐
"Baaaasssss!!!" Pekik girang gadis dengan hanya memakai tangtop cep cream dan rok satu jengkal di atas lutut berwarna senada dan sepatu putih berlari menubruk dada bidang pria yang hanya memandangnya tanpa minat.
"Aku kangen banget sama kamu bass" rengeknya sambil bergelayut manja di lengan pria berkaos maroon itu.
Pria itu hanya berdecih, ia tidak suka dengan gadis ini, ah entahlah gadis atau bukan. Mana ada seorang gadis yang setiap malam selalu pulang dengan om om bermobil mewah.
"Kata Tante Mega kamu sekarang sekolah disini, jadi aku mendaftarkan diriku disini. Jadi kita setiap hari bakal ketemu yeeyyy!" Girangnya, yang hanya di anggap aneh oleh orang orang yang melintas. Memang ukuran dadanya yang bisa di bilang besar, bukan bukan besar namun terlalu besar (bayangin sendiri lah 😂) kulitnya yang putih mulus perawatan, pantatnya yang sintal, namun bibirnya di lapisi oleh pewarna bibir merah merekah, membuat orang yang melihatnya bergidik ngeri.
Pria itu hanya mendesah pelan, ia meruntuki mamahnya namun tak bisa karna ia menyayangi mamahnya yang lemah lembut itu.
Kriiing....
Bel masuk berbunyi membuat senyuman luntur dari bibir perempuan itu "yah udah masuk bass,, aku masuk dulu yaaa" Cup, ia mengecup kilas bibir pria itu lalu tersenyum "Bayy Sebastian"
TBC
Hayooo siapa hayooo 😂
Makin kesini makin aneh yak 😂
Acieeee yang udah naik kelas, jadi Kaka kelas atau malah jadi adek kelas, yang udah lulus juga aku ucapin SELAMAT.
Yang baca banyak, tapi kek gada yang baca. Coba absen deh di kolom komentar ⬇️⬇️ buat rame rame aja sih.
Vote & Coment
Lope youu guyysss ❤️❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
Students'ex (ON GOING)
RomanceCerita di private, follow dulu sebelum membaca Ini hanyalah kisah tentang pertemuan antara Vie dengan seorang pemuda yang memberikan manis pahitnya perasaan... Pria berkaos hitam itu mengusap rambutnya frustasi "bagaimana aku bisa mengatakan padanya...
