[Bahasa] Completed
Definition of Cognitive: Relating to, being, or involving conscious intellectual activity (such as thinking, reasoning, or remembering).
Johnny survived his live with thinking, doing things with his reasons, and tried to remember...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sicheng!"
Pemilik hak nama tersebut menoleh.
Sicheng hanya berdiri di tempat ia berhenti saat Johnny berlari kecil menghampirinya yang baru saja keluar dari gymnasium. Lelaki itu memiringkan kepala, menaikkan alis selagi memperhatikan Johnny dari atas sampai bawah.
"Tau Natasha dimana?" tanya Johnny.
"Kalo lo nanya gue, gue nanya siapa?"
Baru kali ini Johnny menyadari bahwa ucapan Tevin tempo hari benar. Tidak perlu mengonsumsi obat kalau tekanan darah rendah, cukup berbicara dengan Sicheng maka tekanan darah kalian akan naik dengan sendirinya.
Mata Johnny berkedip beberapa kali. Terkejut dengan balasan Sicheng, walaupun sebenarnya tidak ada yang bisa diharapkan lebih jika kalian berbicara dengan lelaki tersebut.
"Tuh anaknya." Sicheng kembali bersuara, menggunakan dagu untuk menunjuk sosok jauh di balik punggung Johnny.
Kepala Johnny berputar seratus delapan puluh derajat. Mendapati orang yang dia cari sedang melangkah santai menghampiri keduanya dengan satu paper bag di tangan kanan. Seperti biasa, Natasha dengan pakaian rapih ala keluarga Benavent dan poni yang menutupi dahi, serta rambut lurus yang Johnny yakin membutuhkan setidaknya satu jam untuk menata.
Begitu sampai, gadis tersebut segera mengeluarkan isi dalam paper bag tersebut –yang ternyata adalah boba hits yang sedang terkenal– lalu menyerahkan kepada Sicheng. Kemudian tersenyum saat sadar Johnny memperhatikan sejak tadi.
"Oh, hi brother." Sapanya dengan bibir melengkung membentuk senyuman manis. Senyum yang bahkan membuat Johnny hampir mencubit pipi adiknya jika saja dia lupa dengan tujuan awal.
"Cut the greeting." Johnny menyeringai. "What game are you playing, Miss Natasha?"
Sicheng tersedak boba yang ia minum. But Natasha, still plays the innocent.
"What game? These days I still played Fortnite with Nicole."
"Membeli semua dagangan danus dengan harga tinggi and told them not to sell those again, dan ngobrol dengan Dante di perpustakaan? Terakhir kali aku tau, kamu bilang kalau kamu nggak suka dengan dia." serang Johnny dengan bukti yang ia miliki.
Mimik wajah Sicheng berubah tatkala Johnny mengutarakan rentetan kata tersebut. Matanya membulat, merasakan kepanikan dalam dirinya. Sementara Natasha memucat, bibirnya kembali membentuk satu garis lurus. Ekspresi wajahnya mengeras, bahkan gadis itu tidak sadar telah meremas tali paper bag dalam genggamannya.
Rasa kepanikan tersebut menyerang tidak lama, karena selanjutnya mereka memasang ekspresi seperti biasa. Tidak sepenuhnya tertutupi, tapi cukup bagi Natasha untuk memasang senyum palsu. Perempuan itu melipat tangan di depan dada, melangkah mendekat ke hadapan Johnny.
"Ariana Grande's lyrics; I see it, I like it, I want it, I got it."
"Stop with your non-sense!" teriakan Johnny terdengar frustasi. Ia mengacak rambut yang sudah berantakan, menjadi semakin terlihat tidak teratur.