[Bahasa] Completed
Definition of Cognitive: Relating to, being, or involving conscious intellectual activity (such as thinking, reasoning, or remembering).
Johnny survived his live with thinking, doing things with his reasons, and tried to remember...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dari pintu masuk, ambil tangga sebelah kiri dan belok ke bagian sayap kiri manor. Jangan berbicara kepada siapapun termasuk staff. Masuk ke dalam pintu kedua di sebelah kanan. Sekali lagi, jangan berbicara kepada siapapun.
Johnny mengulang-ulang kalimat Stephanie dalam hati selama perjalanan menuju kediaman Hendrich. Kedua tangannya membawa satu kotak berukuran besar, kiriman hadiah dari salah satu klien untuk nyonya Hendrich. Paket yang seharusnya diantar Stephanie, namun karena ada satu dan lain hal, perempuan itu menarik tangan Johnny, yang baru saja kembali setelah makan siang di luar gedung, ke dalam mobil yang sudah terdapat supir kantor di dalamnya.
Disini lah Johnny sekarang. Istana yang sering ia kunjungi sebelum negara api menyerang. Sempat terkejut karena salah satu pelayan tengah membersihkan debu pada undakan tangga di sayap kanan saat ia berada di foyer, namun ia menghiraukannya.
Berdiri di depan pintu kayu yang terbuka sedikit. Sedang berdiskusi dengan alam bawah sadar, haruskah ia ketuk pintunya? Tapi Stephanie tidak berkata hal yang berkaitan dengan mengetuk pintu.
Bodo amat. Gas terus. Batin Johnny.
Ia tetap meraih kenop, mendorong sedikit ke dalam hingga pintu tersebut terbuka. Dengan segera, Johnny meletakkan kotak tersebut tepat dibagian kosong diatas meja. Bersisian dengan vas bunga.
"For whom?"
Tangan lelaki itu berhenti menggeser tumpukan surat yang tidak sengaja tertimpa kotak. Dalam hati ingin mengumpat karena terkejut dengan suara diantara heningnya ruangan.
Ia pun menarik nafas dan menghembuskan dengan pelan lalu berdeham, berusaha menetralisir keterkejutan sebelum menjawab.
"A delivery for Mrs. Hendrich." jawab Johnny.
"I believe you were dead, Sergio."
Secepat kilat Johnny berbalik badan saat suara tersebut memanggil nama tengahnya. Menemukan seorang wanita tengah duduk dengan tenang di kursi kerja, tangan kanan yang masih memegang bolpoin dan tangan lain menggenggam kertas. Wanita berambut cokelat tersebut menaikkan kedua alis sambil tersenyum.
"Deandra." sapa Johnny.
Wanita tersebut semakin menarik sudut bibir keatas. "It's been a long time."
Johnny ikut tersenyum. Matanya tidak lepas menatap Deandra bangkit dari kursi, melangkah menghampiri Johnny yang masih diam di tempat. Tangan Johnny melingkar pada sisi tubuh Deandra, mendekap dalam waktu singkat.
"You're stunning, as always." komentar Johnny.
"Shut the fuck up, cousin."
Deandra meninju lengan Johnny. Namun wanita itu kembali menarik kepala Johnny agar menghadapnya. "But seriously, I thought you were dead."