To Know The Answer

225 35 3
                                        

Natasha Benavent added you by ID

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Natasha Benavent added you by ID.

Natasha Benavent
Henshin 7.30
Kalau mau tau

Pandangan Johnny menyebar ke penjuru perpustakaan. Sebelum ia mendapatkan pesan itu, Johnny dan Natasha sempat berpapasan depan pintu masuk. Sayangnya sebelum berhasil menahan Natasha, gadis itu terlampau cekatan untuk Johnny yang nyawanya belum terkumpul di pagi hari itu.

Natasha Benavent
Ngga usah cari-cari

Johnny
Emg kamu dimana?

Natasha Benavent
FYI aku dpt kontak kamu dari Jef

Johnny
Jef? Jefrian?
Kamu sogok dia pake apa?

Natasha Benavent
Aku ajak main fortnite


Sepuluh jam setelahnya Johnny menatap pantulan dirinya dalam pintu lift yang terlapisi cermin. Kaos putih dilapisi blazer dongker dipadukan celana jeans senada. Pakaian yang menjadi saksi bisu betapa berdebar detak jantung Johnny saat ini. 

Dia tidak pernah menyangka akan menerima tawaran Natasha untuk makan malam kali ini.

Sepuluh jam lalu ia menolak tawaran Natasha. Tujuh jam lalu masih dengan pendirian yang sama. Dua jam setelahnya masih teguh pendirian, hingga Dante memberi informasi bahwa Wakil Rektor sudah memberi dua kali pemberitahuan bagi penghuni Gedung UKM untuk memindahkan barang-barang mereka. Tanpa pikir panjang, Johnny segera menghubungi Natasha.

Padahal sejak tadi Johnny sudah berusaha untuk bersikap biasa. Begitu sampai di lantai 67 dan lift terbuka, perasaannya semakin tidak karuan. Apalagi saat pandangannya bertemu dengan dinding berlapis kaca yang memperlihatkan suasana malam hari perkotaan yang indah. 

Ia mulai mengingat masa sebelum-Johnny-kabur, dimana dirinya dan Natasha sering menghabiskan waktu di tempat ini. Mungkin orang-orang akan bilang hidup mereka hanya menghamburkan uang, tapi bagi Johnny sesuatu yang bagus akan memiliki nilai yang tinggi. Gitu lah.

"Atas nama Natasha Benavent." ucap Johnny pada front desk.

Salah satu pelayan menghampirinya. Johnny mengangguk, mengikuti orang tersebut melangkah memasuki restoran dengan suasana malam yang selalu indah bagi Johnny. Hingga akhirnya langkahnya terhenti setelah berbelok, ia kembali mundur beberapa langkah dan bersembunyi di balik pot besar tanaman palsu.


---


"Itu tadi.. Andy?"

Bukan menjawab pertanyaan Johnny, Natasha menutup buku menu dan tersenyum begitu pesanannya tersaji di atas meja.

"Terima kasih." Ucapnya pada pelayan sebelum undur diri. Gadis itu mendekatkan satu piring kearah Johnny, meraih satu garpu dan menyerahkan ke hadapan sang kakak.

The Cognitive || johnnyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang