[Bahasa] Completed
Definition of Cognitive: Relating to, being, or involving conscious intellectual activity (such as thinking, reasoning, or remembering).
Johnny survived his live with thinking, doing things with his reasons, and tried to remember...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yang Johnny tau, Nicole menghabiskan masa kecil kurang lebih seperti bagaimana Natasha menghabiskan masa kecilnya. Disaat anak-anak lain bermain sepeda pada sore hari, maka gadis cilik itu akan menghabiskan waktu di dalam ruangan. Menekan tuts piano hingga membuat sebuah irama, menghadiri kelas tata krama, atau berlatih olahraga di tempat khusus dimana hanya anak-anak tertentu yang dapat mengikuti.
Hidupnya sudah tertata. Bahkan saat ia belum bisa membaca.
Disaat orang lain ingin mempunyai kehidupan seperti apa yang ia rasakan, ia malah berpikir sebaliknya.
Bagaimana rasanya tinggal dengan kehangatan keluarga?
Tidak seharusnya membandingkan dua situasi yang berbeda. Nicole selalu berusaha merasa cukup dengan apa yang ia miliki. Selagi ia bangun tidur masih menggunakan pakaian, masih bernafas, dan masih berlindung di dalam rumah, perempuan itu merasa bersyukur. Tidak semua memiliki hal itu.
Tetapi, tentu saja manusia memiliki batasan. Batasan dimana jarum spidometer sudah semakin bergerak ke kanan, jika dipaksakan akan putus. Sama seperti Nicole. Gadis itu butuh sesuatu yang dapat menetralisir agar jarum tersebut tidak patah. Ia pergi dari sesaknya suasana yang membuatnya tidak nyaman. Mendapati seseorang dengan posisi yang sama adalah sebuah keajaiban. Teman yang memiliki perasaan sesuai akan lebih nyaman dibandingkan orang lain yang hanya bisa menghakimi melalui cerita yang didengar.
Di bawah pengaruh alkohol dalam pesta perpisahan Deandra dan Theodore, Johnny yang ingat letak kamar tamu itu membawa Nicole ke dalam ruangan hangat dengan tungku api menyala. Mereka menghabiskan waktu bersama. Melupakan kewajiban yang seharusnya mereka lakukan saat itu. Saling melempar barang masing-masing menjauh dari jangkauan sehingga dapat menikmati waktu yang tersedia.
Hanya berdua. Menikmati kehangatan satu sama lain, ditemani lilin sebagai cahaya kecil dengan aroma sensasi memberikan ketenangan.
Mulai saat itu, dunianya seolah memiijit tombol Start.
Entah bagaimana Nicole bisa mengendarai mobilnya sambil menangis hingga sampai pada lahan parkir gedung Benavent. Entah bagaimana bisa gadis itu menghubungi satu kontak di ponselnya, tidak berbicara apa-apa saat telpon tersambung. Entah bagaimana Johnny bisa menemukan dimana Nicole memberhentikan mobilnya tanpa berniat turun sama sekali.
He said, "Let's get out of this town. Drive out of the city, away from the crowds."
They were tired of the world. They need a break.
Long story short, they found each other. Sangat dipahami barisan lirik "Nothing lasts forever, but this is gonna take me down." dari Taylor Swift, tidak ada yang bertahan selamanya. Akan ada sesuatu yang membuat kehancuran nanti. Entah apa itu, baik Johnny dan Nicole hanya ingin memikirkan apa yang mereka hadapi saat ini.
"It's okay Nicole, I'm here. Take a deep breath."
Perempuan dengan tinggi 173 cm itu menyadari disaat Johnny mencoba menenangkan dirinya dari serangan kepanikan setelah menerima puluhan pesan aneh dan bahkan panggilan video call dari orang yang tidak ia kenali. He's the one. She thought. The way he handle her, the way he runs his hands through her hair. Nicole mengakui, pada saat itu hatinya sudah dimiliki oleh anak sulung keluarga Benavent.