50 – WOULD YOU BE MY LIFE?
Aku yakin Tuhan menciptakanmu untuk aku cintai. Tuhan memilihmu dari sekian banyak orang lain yang datang padaku untuk terus bersamaku. Cinta adalah misteri yang mengintip sepanjang zaman, mengendap-ngendap di balik penampilan, dan menjadikan hati kita sebagai sarangnya. Dan kamu, adalah satu-satunya orang yang membuatku mempertaruhkan segalanya demi masa depan yang indah bersamamu. Aku ingin menjadi hidupmu, would you be my life?
▫️▫️▫️
TIGA BULAN berlalu semenjak kejadian di mana Levi dan Gerald memutuskan untuk kembali bersama. Perpindahan tali toga dari kiri ke kanan juga telah selesai mereka lakukan. Levi sudah kembali ke Indonesia seusai menyelesaikan study-nya di Jepang. Dan malam ini adalah acara reuni angkatan mereka di DES.
Levi sedang bersiap-siap. Setelah satu jam menata diri, akhirnya ia sudah sepenuhnya siap datang ke acara tersebut. Malam ini ia mengenakan gaun selutut berwarna peach dengan model brokat modern. Gaun yang dipilih langsung bahkan dibuatkan secara khusus oleh Raina untuk putrinya. Gaun yang didominasi berbahan brokat dengan aksen pita yang menjuntai pada bagian pinggangnya ini terlihat begitu cantik di tubuh Levi. Sementara untuk tatanan rambut, Levi menatanya sederhana, cukup diikat setengah dengan menggunakan pita berbahan velvet. Membuat penampilan Levi malam ini terlihat semakin feminim.
“Kamu udah siap, Sayang?” tanya Raina yang berdiri di ambang pintu kamar Levi. Wanita itu melihat putrinya yang masih menatap diri di cermin.
“Udah, Ma.”
“Kalau gitu ayo keluar. Gerald udah tungguin kamu dari tadi.”
Levi tersenyum samar. Gadis itu segera menuju ke ruang tamu, di mana Gerald menunggunya.
Gerald belum menyadari keberadaan Levi yang telah turun dari kamar. Laki-laki itu masih berdiri menghadap deretan foto yang ada di atas buffet ruang tamu. Deretan foto-foto Levi yang ada di sana telah menjadi tempat favorit Gerald saat datang ke rumah ini.
“Gerald.”
Gerald menoleh ketika mendengar suara Levi. Laki-laki itu menahan napas seketika melihat penampilan Levi malam ini. Gadis itu terlihat seperti peri pada malam hari. Untuk beberapa saat, Gerald begitu terpesona melihat penampilan Levi. Sampai tidak menyadari kalau Levi sudah berdiri tepat di depannya.
“Kamu bisa buat semua laki-laki terpesona dengan penampilan kamu malam ini, Lev.”
Levi tersenyum geli. Gerald bisa melihat mata Levi yang mulai berkilat-kilat jenaka. “Dan kamu bisa membuat semua perempuan yang pernah suka sama kamu bertekuk lutut malam ini, Gerald. Aku harap, malam ini cukup menjadi acara reuni angkatan, bukan reuni perasaan.”
Gerald dibuat tertawa dengan ucapan Levi barusan. “Bertekuk lutut hanya pantas dilakukan oleh laki-laki.”
“Oh, ya? Kalau gitu, aku mau menunggunya. Sampai laki-laki di depan aku ini akan bertekuk lutut.”
Beberapa saat laki-laki itu kembali diam dalam pikirannya. Otaknya sedang bekerja saat ini.
Levi mulai menatap Gerald dengan aneh. “Kenapa melamun?”
Gerald sadar kembali dari dunia lamunannya. Ia lantas menggeleng pelan. Matanya belum bisa lepas dari wajah Levi. Bahkan Levi bisa melihat Gerald yang seperti tak berkedip saat menatapnya. “Enggak. Cuman, kamu cantik banget malam ini. Apa ada kata yang lebih indah dari sekadar cantik untuk memuji perempuan kayak kamu?” Gerald mungkin terdengar berlebihan. Namun Levi tidak bisa bohong, kalau saat ini ia sangat menyukai sikap Gerald yang seperti itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
D E T A K [COMPLETE]
Roman pour AdolescentsShanata Levi Azzura punya segalanya, kasih sayang orangtua, hidup berkecukupan, dan kesempatan kedua dalam hidup setelah menerima donor jantung. Sepuluh tahun ia menunggu, hingga akhirnya bisa merasakan indahnya masa SMA, hal yang selama ini hanya i...
![D E T A K [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/219604903-64-k706686.jpg)