[MEANIE]
Dirga mengambil ciuman pertama Arka ㅡyang juga ciuman pertamanyaㅡ secara terpaksa saat mereka berusia 12 tahun dalam kondisi masih tidak saling mengenal. Sebuah kebetulan, Dirga dan Arka kembali dipertemukan setelah 5 tahun lamanya. Apakah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ini kisah tentang Arka Wonwoo dan Nadirga Mingyu. Tentang dua anak lelaki yang tidak saling mengenal bisa saling membagi ciuman pertama mereka. Secara sengaja tidak sengaja.
***
Wonwoo melangkahkan kakinya ringan melewati jalanan kompleks perumahan yang lumayan sepi. Mungkin karena ini masih jam kerja bagi orang dewasa. Saat ini dia dalam perjalan pulang ke rumah usai jam sekolah berakhir. Wonwoo memang sering melewati jalan tikus di lingkungan ini. Katanya biar lebih cepat sampai rumah.
Di sanalah Wonwoo pertama kali bertemu dengan Mingyu. Ada seorang gadis berkuncir kuda bersamanya. Awalnya Wonwoo hanya ingin melewati mereka yang terlihat sedang dalam keadaan tidak baik itu. Tapi laki-laki yang sedikit lebih tinggi darinya itu tiba-tiba menarik tangannya. Wonwoo menatap laki-laki dan gadis itu bergantian dengan mata membulat.
'Kenapa dia menarikku? Aku tidak tahu apa-apa. Aku hanya lewat.' Batin Wonwoo.
"Aku gay dan dia pacarku. Aku tidak bisa berpacaran denganmu." Kata Mingyu sembari merangkul bahu Wonwoo.
Dahi Wonwoo berkerut menatap laki-laki di sebelahnya. Dia sama sekali tidak mengerti dengan situasi yang ia alami sekarang.
"Bagaimana aku bisa percaya? Dia bahkan terlihat kebingungan." Kata gadis itu menantang Mingyu.
"Kau tidak percaya? Kau ingin bukti? Oke, akan aku berikan."
Dengan santainya Mingyu meraih wajah Wonwoo mendekat. "Maaf." Mingyu sempat berbisik sebelum akhirnya mencium bibir Wonwoo.
Wonwoo membelalakkan matanya. Dia terkejut bukan main. Tidak menyangka kalau ciuman pertamanya akan diambil oleh orang tak dikenal dan sesama lelaki.
Bibir mereka hanya saling menempel. Tapi berhasil membuat jantung keduanya berdetak kencang.
Wonwoo memejamkan matanya kasar—merasa tertindas dengan tatapan tajam laki-laki di hadapannya itu. Wonwoo bahkan tidak menyadari kalau gadis yang ia kira tengah menyatakan perasaannya pada Mingyu itu sudah berlarian pergi. Anehnya Mingyu merasa ia tidak ingin melepaskan bibir Wonwoo.
Tapi akal sehatnya kembali memimpin mengalahkan hawa nafsunya. Mingyu menjauhkan wajah mereka. Matanya sempat bertatapan dengan mata rubah Wonwoo selama beberapa saat.
"Maaf." Kata Mingyu lalu berlari pergi meninggalkan Wonwoo yang masih mematung di tempatnya.
Tangannya terangkat menyentuh bibirnya yang sudah tidak suci itu. Wonwoo merasakan bagaimana hawa panas menjalar ke pipi hingga telinganya.
Itulah kali pertama dan terakhir Wonwoo melihat Mingyu—seorang bocah laki-laki yang sempat memporak-porandakan hatinya selama beberapa detik. Wonwoo bahkan tidak sempat bertanya siapa namanya dan di mana rumahnya.
Hingga akhirnya, Wonwoo kembali dipertemukan dengan Mingyu setelah lima tahun lamanya. Wonwoo pikir dengan pertemuan itu Wonwoo akan mendapat penjelasan dari Mingyu terkait insiden lima tahun lalu. Tapi nyatanya bocah yang kini semakin bertumbuh besar itu sama sekali tidak mengenali Wonwoo.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.