Happy Reading ❤️
[Play music. Epiphany- Jin BTS]
-
-
-
Rasanya seperti aku mengenalmu.
Namun, begitu sulit bagiku untuk bisa mengingat siapa dirimu.
-Langit Laksatama
•••••
Jam belajar mengajar pun telah selesai. Kini waktunya para siswa dans siswi mengistirahatkan penatnya pelajaran yang masuk kedalam otaknya.
Begitu pula dengan seorang gadis yang kini tengah berbolak balik layaknya setrikaan yang sedang di gunakan untuk merapihkan pakaian.
"Vepon! Udah napa! Gue puyeng liat lo dari tadi mondar mandir kek setrikaan!" dengus Naya yang jengah melihat Lavender yang bertingkah begitu tidak berbobot.
Lavender pun menghela nafas. "Ven bingung Naya." cicit Lavender lalu duduk di sebelah Naya.
"Apa yang lo bingungin sih Vepon. Tinggal pergi temuin Kak Angkasa, udah beres." tutur Naya.
Kini keduanya tengah berada di depan kelas, lebih tepatnya bangku koridor. Sudah lima belas menit dari waktu jam pulang keduanya diam. Zea sendiri ia memilih pulan terlebih dahulu karena ada sesuatu yang penting.
"Tapi Ven malu, nanti kalo di sana cowok semua terus ven diapa-"
"Gue gak bakal ngapa-ngapain lo."
Suara Bass itu berasal dari arah belakang Lavender. Sontak Lavender pun berbalik dan melihat Angkasa beserta ke empat temannya tengah menatap ke arahnya.
Naya yang mulai gugup akhirnya menyenggol lengan Lavender, "Vepon! Gue pulang duluan ya. Noh, cowok lo udah dateng kan. Bye!" pamit Naya sepelan mungkin.
Saat hendek melontarkan protesaan, Naya sudah terlebih dulu pergi.
Kini tinggallah dirinya dan ke lima cowok yang Lavender sendiri tidak kenal.
Dengan susah payang Lavender pun berbalik dan menatap kikuk ke arah ke limanya.
"M-maaf Kak, Ven perg-"
"Lo gak boleh pergi!" tegas Angkasa membuat Lavender dengan susah payang meneguk ludahnya sendiri.
"Tuhan, jagain Ven ya. Ven takut."
Baron yang tahu bahwa keadaannya terlalu tegang. Langsung saja berjalan dan berdiri di samping Lavender.
"Hai cantik. Namanya Lavender Luziona pacarnya Angkasa Sadewana Ratunya Vextor kan, kenalin nama Akang Baron Matthew kembarannya Shawn Mandes." ucap Baron panjang lebar membuat Lavender menganga.
"Woah, nama kakak panjang juga ya. Kakak sodaranya Shawn Mandes beneran?!" tanya Lavender begitu antusias.
"Iya lah! Masa iya muka cakep kayak gini gak di kenal sih!" sombong Baron membuat Rio dan Abyan menahan tawa.
Lalu Lavender pun melihat-lihat, "Tapi... Shawn Mandes kan putih kakak kok item? Produk gagal ya kak?"
Rio dan Abyan yang sudah tak tahan pun seketika meledak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Angkasa
Teen FictionAngkasa Sadewana. Cowok dengan seribu pesona yang mampu membuat kaum hawa terpana. Sifatnya yang galak serta tak pandang bulu. Membuatnya di takuti. Apa pun yang sudah menjadi miliknya, tidak ada satu pun yang dapat mengambilnya. Lalu, bagaimana jad...
