Yuk saling menghargai. Tolong votenya ya!
VOTE GAK!?👊
****
Backsound : Miss You - HuhGak
***
Escape From The Past
*
*Hampa..
Sunyi..
Tidak ada canda tawa gadis kecilnya yang sudah beranjak dewasa, gadis yang sangat ia rindukan beberapa bulan terakhir semenjak putrinya memilih tinggal bersama Ayahnya.
Sungguh Aelyn sangat merindukan putrinya.
Setiap harinya Aelyn tidak pernah absen masuk kedalam kamar putrinya. Sesekali Aelyn selalu berjalan berulang kali memasuki kamar putrinya, meneliti dan mengenang kamar bewarna serba pink itu. Dan sesekali ia tersenyum menatap foto dirinya dan juga putrinya yang terpajang diatas nakas.
Aelyn kini berjalan menuju rak lemari baju putrinya dimana disana banyaknya pakaian yang sering digunakan Aily dan perlengkapannya make upnya. Sungguh gadis kecilnya itu kini sudah beranjak dewasa.
Namun atensi Aelyn beralih pada sebuah kotak persegi yang sedikit besar. Ia pun mengambilnya dan mencoba membuka kotak persegi itu, dan ia sontak terkekeh dimana ia melihat isi didalam kotak itu, sebuah kenangan dimasa kecilnya.
Namun ada satu benda kecil yang mencuri perhatiannya saat ini membuat dirinya mengambil benda kecil itu, sebuah USB yang membuat rasa penasarannya dari dalam hatinya.
Dengan segera Aelyn keluar meninggalkan kamar putrinya dan berlari menuju kamarnya. Aelyn menyalakan laptopnya dan kemudian memasukkan USB itu. Namun, saat sebuah video itu terputar mata Aelyn sukses membola dengan sempurna, membuat dirinya mengigit jari telunjuknya.
"Astaga!" Teriaknya yang kemudian langsung menutup laptopnya.
"Tidak mungkin--" Ucapnya seraya menutup mulutnya.
Ia pun bergegas mencari ponselnya dan kemudian mencari sebuah kontak mantan Suaminya itu,
"Oho.. Aelyn... Kenapa kau menelponku?"
"Putriku.. Dimana dia? Aku ingin berbicara dengannya."
Terdengar suara tawa disebrang sana,
"Kenapa kau tertawa?" Tanya Aelyn menautkan kedua alisnya."Tidak. Hanya saja kau aneh sekali. Putriku sekolah. Dan kau tenang saja Ryu, karena Putriku aman bersamaku."
"Dia putriku. Aku yang melahirkannya. Jika kau lupa." Ujar Aelyn terdengar kesal.
"Dia juga putriku karena aku yang membuatnya. Jika kau tidak lupa."
Aelyn menggeram kesal dan kemudian menarik nafasnya dalam, "Hah sudahlah. Aku hanya mengingatkan saja. Apa putriku baik baik saja disana? Kau tidak menyakiti hatinya bukan?"
"Sayang.. Sudah kubilang kau jangan mencemaskan hal itu. Karena aku Ayahnya."
Aelyn mendadak mual mendengar panggilan itu, "Baiklah. Aku ingin mendengar putriku dirawat baik baik saja olehmu. Yasudah aku akan menutup telponnya."
"Baiklah."
Aelyn pun menghela nafasnya disaat tangannya menggenggam sebuah USB itu. Ia pun menelan salivanya bersusah payah.

KAMU SEDANG MEMBACA
Escape From The Past✔
FanfictionEND [BAEKHYUN FANFICTION] Kadang kala seseorang memutuskan untuk menjauh bukan karena membencinya, tapi karena dia sedang melindungi dirinya dari luka Justru dengan pergi, akan membuat orang yang di tinggal akan merasa terluka Tapi terkadang.. Menja...