VOte, Komen, Share
Happy Reading
♡‿♡
Sekelas sedang di hebohkan dengan kedatangan Caca dengan keadaan kaki nya yang pincang.
"Ini, kenapa bisa kaya gini? Lo juga kemana aja si! Tadi bilang pengen berangkat sekolah duluan, tapi gue udah sampe lo belum ada! Terus jam segini baru dateng" Cerocos Devina.
"Gue kan udah bilang kaki gue ke geleng, udah gue enggak kenapa-kenapa" Jawab Caca memegangi kaki nya.
"Kok bisa?" Tanya Cinta penasaran.
"Bisa ini buktinya" Jawab Caca lalu memperlihatkan kaki nya yang bengkak.
"Aduh sakitt" Ringis Caca.
Pandangan mereka beralih pada kedatangan siswa jangkung berkulit putih.
"Sini biar aku obatin" Sahut Rio yang ingin memegangi kaki Caca.
Caca menjauhkan kakinya, "Enggak usah"
"Udah sini, nanti semakin parah" Paksa Rio, sedangkan yang lain menatap mereka berdua sebenarnya ada apa? Karena akhir-akhir ini mereka dekat.
Caca menggelengkan kepalanya. "Enggak usah Rio" tolak Caca.
"Ca--"
"Jangan maksa!" Tegur Caca.
Baik teman Caca maupun Axel masih menatap mereka tak mengerti.
"Enggak, aku gak mau!"
"Yaudah kalau gak mau mah"
"Ck, mau atau-"
"Heh, lo berdua apaan sih" Lerai Axel yang diangguki yang lain.
Devina menatap Axel, "Kak Rio, biar aku aja"
"Yaudah, aku mau kantin dulu mau cari sarapan" Final Rio seraya mengusap rambut Caca.
"Hah!" Serempak seisi kelas.
Caca langsung mengalihkan pandangannya.
'Bisa bahaya nih jantung' Batin Caca.
"Dev, jagain Caca" Titah Rio.
"Oke!"
"Ada apa sih, gue enggak ngerti?" Bisik Axel kepada Arzan.
Axel menyodorkan air mineral, "Minum dulu nih"
"Thanks"
"Lo sebenernya ada apa sih Ca sama Rio?" Tanya Audi penasaran.
"Gak ada apa-apa" Alibi Caca.
Semua hanya termenung dan melupakan kaki Caca yang sedang sakit termasuk Devina.
"Hikss.. Hikss.." Tangis Caca.
"Eh Ca, kenapa nangis?" Heboh Ksatria.
"Lo semua jahat! Kaki gue sakit bukan nya di obatin tapi malah di anggurin, hiksss... " Jawab Caca sambil menangis.
Devina memukul jidatnya lupa. "Oh iya, maaf ca! Gue ambil obat dulu" Ucap Devina langsung otw UKS.
"Eh... Iya ya, sorry Ca" Jawab Rafael dan Adara.
Devina langsung mengambil minyak Urut untuk mengobati kaki Caca.
"Sini" Titah Devina sambil ingin mengangkat kaki Caca tetapi di tahan.
KAMU SEDANG MEMBACA
SORRY FOR MY MISTAKE [PROSES REVISI]
عاطفيّةJangan lupa VOTE and COMENT☺️ JUDUL AWAL : FLOURA - "BRENGSEK!" Caca menatap benci Axel. "Egois!" Axel mengangguk dengan tatapan datar, "Emang! Gue memang egois! kenapa? Hah!" Melepaskan cengkramannya dengan kasar. "Pokoknya, gue kasih tau lagi ke e...
![SORRY FOR MY MISTAKE [PROSES REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/243743407-64-k203195.jpg)