FOLLOW INSTAGRAM
@nesa_na21
FOLLOW TIKTOK
@caanesanggraeni
FOLLOW SNACK VIDEO
@CaanesAnggraeni
HAPPY READING
~FLOURA🌻~
Memandang lurus kedepan cermin, memikirkan yang selama ini selalu menghantui dirinya.
Entah itu rasa bersalah atau sebuah rasa yang sebenernya yang membuat jantung nya berdetak tak beraturan.
Perasaan apa yang sebenernya ini?.
Axel mengacak rambutnya frustasi, ya Axel memikirkan perasaan yang entah mengapa belakangan terakhir tidak karuan.
"Kenapa si gue" lalu Axel memegang dadanya.
"ini juga, kenapa berdetak kenceng banget" Keluh Axel yang mungkin nanti ia akan mengecek kondisi dirinya nanti.
Ia lah kalo gak berdetak mati loh xel : author cakep:-)
Konsep nya gak begitu juga tor...
Back to story!
"Bisa gila lama-lama gue gini Mulu" Gumamnya seraya mengelus-elus dada kirinya.
"Apa ini rasa bersalah atau rasa... " Sengaja Axel menjeda perkataan nya, memikirkan apa yang akan ia katakan selanjutnya.
"Cinta" lanjutnya.
Kembali, Axel mem-flashback kejadian dimana ia selalu terbayang-bayang oleh kehadiran wanita yang sudah ia rusak. Yaitu Caca, wanita itu selalu masuk kedalam mimpi Axel, setiap Axel berasa dimana pun benaknya selalu terarah pada Caca. Axel pun hampir di buat gila, apa mungkin ini perasaan cinta.
"Apa mungkin, gue cinta Caca? Calon ibu dari anak gue, yang bentar lagi bakal jadi Dady muda? Yang ganteng, kece, gini?" Ucap Axel bertanya-tanya dana agak sedikit kepedean ya kawan-kawan.
"Halah, ganteng, kece dari mana. Nanem aja langsung kabur Lo ah bocah" Sahut Raka yang entah dari kapan, sudah berada di samping Axel.
Raka, memang terkadang jika bersama Axel berubah bahasa, menjadi gue-elo. Itupun terkadang.
Axel menoleh dan sekaligus tertegun mendengarnya, sejak kapan papahnya ini ada sedari tadi?.
Lalu Axel mengalihkan pandangannya lagi seperti semula.
"Jatohin aja terus anak papah, papah emang gak pernah liat Axel yang ganteng sejagat internasional ini" tersenyum bangga melihat dirinya di cermin.
Raka menggeplak lengan Axel, membuat sang empu meringis. "sakit, untung bapak" gumam Axel yang masih di dengar oleh Raka.
"Heh, bocah. Elo ganteng juga dari bibit gue yang unggul. Makanya elo ganteng, cuma ada yang gabisa elo tiruin di bibit gue" Cela Raka yang sengaja menggantung.
"Apa?"
"Satu! Sifat ke brengsekan elo yang selalu mendarah daging, bikin orang menderita. Tanpa rasa tanggung jawab" Jawab Raka melihat kearah anaknya yang langsung terdiam.
KAMU SEDANG MEMBACA
SORRY FOR MY MISTAKE [PROSES REVISI]
RomanceJangan lupa VOTE and COMENT☺️ JUDUL AWAL : FLOURA - "BRENGSEK!" Caca menatap benci Axel. "Egois!" Axel mengangguk dengan tatapan datar, "Emang! Gue memang egois! kenapa? Hah!" Melepaskan cengkramannya dengan kasar. "Pokoknya, gue kasih tau lagi ke e...
![SORRY FOR MY MISTAKE [PROSES REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/243743407-64-k203195.jpg)