06 | HERAN √

1.9K 90 0
                                        

Hello seng 🙌

Follow akun Wattpad CaanesAnggraeni
Ig ecasipenulis
Tiktok penulisidaman.mamah
YouTube Ecapenulis
Disana teaser juga story penghuni fiksi aku

Vote nya atuh sayangg💋


Happy Reading


-









-Axel POV-

"Makanya xel, makan yang teratur! Jangan nanti-nantian terus" Oceh Alina pada putranya.

"Pelan-pelan dong, Mah" Ringis Axel.

Adara yang kebetulan sedang lewat pun menunda jalan nya.
"Lho Mah, si bro kenapa di kerik?" Tanya nya yang melihat Alina yang sedang mengerik punggung Axel.

"Oh biasa, paling juga telat makan nih anak" Jawab Alina.

Adara terkekeh, "Tau tuh, giliran badan lemes mah k.o kan lho"

"Berisik, Dar! Sana gih main berbi" Usir Axel.

Alina memukul pelan punggung anak nya itu. "Jangan gitu sama adek tuh"

Adara memeletkan lidahnya, "Nah lo, diomelin" ejeknya.

"Kamu juga jangan samaan kayak Abang kamu!" Yang membuat Axel gantian yang memeletkan lidahnya ke Adara.

"Asiapp, Mamah" Nurut Adara, lalu melanjutkan langkahnya yang awalnya ingin ke dapur.

Kini yang tersisa hanya Axel dan Alina saja.

"Masih mual?" Tanya Alina sambil memijat pundak Axel.

Axel menganggukkan kepalanya, entah mengapa sedari kemarin ia selalu mual dan setiap di muntahkan hanya cairan bening saja yang keluar.

"Kamu ini, kayak orang hamil aja" Kekeh Alina membuat Axel terkesiap.

hamil?

Axel membelalakkan matanya, lalu mengerjap-ngerjapkan matanya.

"Kenapa sih! Jadi tegang gini, biasa aja. Mamah kan cuma bercanda" Tutur Alina.

Axel berdeham sebentar, menghilangkan rasa kegugupan nya agar hilang dan mulai mem-flashback kejadian di mana Caca sedari kemarin ini selalu muntah.

"Mah"

"Apa?"

"Em... Ciri-ciri orang hamil tuh emang kayak gimana si?" Tanya Axel.

"Kamu ini, mamah bercanda lho"

"Tapi, tanda-tanda hamil itu ya seperti kepala pusing, menstruasi telat, mual, ya begitu deh paling intinya menurut mamah" Jelas Alina.

Axel menganggukkan kepalanya mengerti. "Oh gitu ya"

"Jangan pikir kamu itu hamil!"

"Mamah apaan sih ya enggak lah! Ya kali"

Axel tak habis pikir dengan apa yang ibu nya ucapkan, yang benar saja Axel Hamil mana bisa.

-Axel POV end-




~FLOURA🌻~



"JAWAB!" Marah pria berumur 37 tahun itu.

Menatap putrinya yang sedang menangis sesenggukan di lantai yang tanpa alas.

"M-maaf"

"KAMI TAK BUTUH MAAF! KAMI BUTUH PENJELASAN!"

"Sudah Pah, redakan emosi mu itu" Titah sang istri.

SORRY FOR MY MISTAKE [PROSES REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang