Fifteen

2.1K 287 36
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.
.

Yerin sangat antusias melihat beberapa anggur yang sudah menggantung dengan sangat sempurna di atas pohon yang bisa ia raih tanpa berjinjit sekalipun.

"Vee warna anggur di sini terlihat segar semua," ujar Yerin tidak bisa menyembunyikan raut senangnya.

Taehyung berdiri di belakang Yerin, dengan keranjang yang dia pegang untuk menerima setiap anggur yang akan Yerin petik.

"Ambil sebanyak yang kau mau." Taehyung sangat senang ketika melihat wajah Yerin yang seperti ini, gadisnya tersenyum dan tidak menangis.

Yerin berbalik, menghadap Taehyung dengan mata yang sangat berbinar.

"Vee nanti saat kita menikah, ayo memiliki kebun seperti ini, aku menyukainya Vee, sangat, aku ingin kebun seperti ini di belakang rumah."

Taehyung sedikit mengerutkan keningnya.

"Kau ingin kebun anggur?" Tanya Taehyung yang langsung diangguki oleh Yerin.

"Yang luas."

"Hah? Untuk apa?

Yerin menggerakkan bahunya ke atas.

"Aku mau saja."

Untuk sekarang Taehyung hanya mengangguk menyetujui apa yang Yerin ucapkan.

"Akan kupikirkan nanti,"

Entah apa yang ada dipikiran Yerin sekarang, gadis itu mendekati Taehyung dan sedikit berjinjit untuk melilitkan tangannya pada leher prianya, dia menatap dalam mata tajam milik sang kekasih sembari menikmati pahatan Tuhan yang sangat mengagumkan ini.

"Jangan nanti sayang, kau harus memikirkannya sekarang."

Taehyung tidak berkutik kala melihat Yerin yang seakan sedang memancing dirinya.

"Apa kau sedang menggodaku?" Tanya Taehyung sedikit menunduk untuk membalas tatapan Yerin.

Yerin tidak menjawab, dia malah menempelkan ujung jari telunjuknya di pipi Taehyung agar memberikan sensasi berbeda. Mata Yerin seketika terfokus pada bibir tebal nan merah milik Dokter Kim itu. Pun kini telunjuknya mulai turun ke bawah dan mendarat di sana, menekannya sedikit hingga Yerin bisa merasakan bibir Taehyung yang terasa sangat kenyal.

Taehyung, dia tidak tinggal diam saja saat merasakan telunjuk Yerin yang akan masuk ke dalam mulutnya. Yang Taehyung lakukan adalah menyedot telunjuk Yerin, lebih masuk ke dalam mulutnya, tepatnya seperti mengemut sebuah permen.

"Yak! Vee apa yang kau lakukan, kau sangat jorok." Proses Yerin yang refleks menarik jari telunjuknya dari dalam mulut Taehyung. Yerin sesegera mungkin mengelap telunjuknya yang basah karena ulah kekasihnya itu.

"Hey kau pikir saat kita berciuman kau tidak menelan air liurku?" Ujar Taehyung yang merasa tersinggung dengan ucapan Yerin barusan.

"I-itu berbeda Vee."

Cardiologist [Taerin]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang