51.End

314 15 0
                                        

“Ada yang bilang kalau manusia ada dua nyawa,satu ditubuh dan satu lagi dihati kita”
_______________________________________

"Hai,maaf aku terlambat tadi macet"


"Sudah sebulan kamu pergi tapi rasanya seperti baru kemarin ya?"

"Jaemin hyung sudah kembali kelondon"

"...."

"Kenapa....kamu harus pergi?"

"....."

"Aku kangen senyum kamu,pelukan kamu,masakan kamu"

"Aku bahkan tidak ada disaat kamu menderita"

Disaat yunji sadar dan mengetahui fakta bahwa anak dalam dirinya sudah tiada,ia berubah.

Tidak bicara,tidak lagi tersenyum,menjawab pertanyaan paling sedikit 2 kata dan tidak makan.

Hari ke hari pun kondisinya memburuk sampai satu hari saat jisung menjenguknya membawa bunga liliy putih dan disaat itu juga hembusan nafas terakhirnya.

Pada akhirnya dia meninggalakan jisung sendiri tanpa mengucapkan selamat tinggal.

"Eunwoo dan guanlin hyung bawa paman jongsuk ke terapi karna shocknya"ujar jisung berlutut dikedua nisan sebrangnya.

'Park Yunji'

'Park Cheonsa'

Jisung menjadi depresi berat akan kehilangan kedua sang cintanya.

Tak lama dia mendengar sebuah langka dibelakang dan ternyata itu Lin yi,renjun dan anak straykids.

"Kenapa lo ada disini?lo seneng kan?sekarang yunji udah ga ganggu hidup lo lagi"ujar lin yi menatap jisung dengan tatapan 'jijik'.

"Lin,jangan bikin ribut"renjun.

Semenjak kematian yunji,lin yi menyalahkan dan menuduh jisung yang jadi akibat yunji menghilang selamanya.

Semuanya menjadi sunyi hanya mendengar suara angin pertanda sudah musim semi.Makam yunji berada dibawah pohon sakura besar yang mekar berhembusan angin.

Satu bulan dan mereka masih berduka,bahkan orang-orang kantor terkejut dengan kematian yunji secara tiba-tiba.

Wanita yang selalu senyum,selalu savage diwaktu yang tepat,berbakat merias wajah yang sangat rapih,kini sudah disisi tuhan.

Tidak ada lagi yang akhawatirkan orang lain selain dirinya.

Tidak ada lagi hati malaikat.

Tidak ada lagi.....yunji.


























































































































































































"YOSHINORI!!!!"

"Apa sayang~??ga biasanya kamu teriakin nama panjang aku?"

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Apa sayang~??ga biasanya kamu teriakin nama panjang aku?"

"Bos minta kita jalanin misi lagi"

"Lagi?ck!dasar tua bangka"gerutunya.

"Tunggu-jangan bilang kamu ikut?"

Gadis didepanya hanya menyengir lucu.

"Ayolah sekali ini saja"

"Tapi ini berbahaya buat kamu lagi pun jungkook sudah ada,gimana kalau-

"Sshh,aku gabakal kenapa-napa lagi,aku janji.Ayolah kali ini saja,abis ini ga lagi deh,ya?"tanya ia dengan menggunakan jurus imutnya.

Haahh,gua beneran gabisa menang debat sama anak ini-ys

"Yaudah"

"Yeeey!!"girang perempuan itu lalu memeluk yoshi,yoshi hanya tersenyum dan membalas pelukan itu.

"Tapi jungkook juga ikut,aku gamau kamu terluka lagi"

"Siap bos!"yoshi mendengus geli lalu mengusap puncak gadis itu lalu menggandeng tanganya menuju ruangan.

"Jungkook!"pemilik nama itu memutar lehernya lalu tersenyum saat melihat gadis yang dia kenal menyerang dia dengan pelukan hangat.

"Kata ka yoshi aku boleh ikut!"bisik dia ketelinga jungkook

"Kata ka yoshi aku boleh ikut!"bisik dia ketelinga jungkook

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Selamat,sekarang kamu siap-siap"

"Oke"

Gadis itu meninggalkan kedu pria iti sendiri.

"Yoshi"nada jungkook berubah serius.

"?"

"Apa...dia mengingat sesuatu?"

Lawan bicaranya hanya bisa mengehela nafas.

"Tidak sepenuhnya,tapi dia mulai mimpi buruk atau ngeluh sakit kepala"

"Jaga dan perhatikan dia kedepanya"

"Baik"

"Haah,aku merasa kasihan padanya"

"You and me,same"(kamu dan aku sama)

TOUGH

TOUGH|PARK JISUNG||🐭Stories to obsess over. Discover now