Tanpa Jennie ketahui, ketiga gadis itu sebenarnya mengintipnya di dekat kelas mereka.
"Apa yang dia lakukan?" Tanya Rosé bingung.
"Entahlah, sepertinya tidak ada gunanya kita mengawasinya, kita juga tidak tahu apa yang dia lakukan" ucap Jisoo kesal.
"Tapi apa alasannya ia tidak ingin berteman dengan kita, Apa kita punya salah? kurasa kita baru saja bertemu dengannya" ucap Lisa heran.
"Aish! Sudahlah lebih baik kita ke kantin, aku sudah lapar" ucap Rosé.
Ketiga gadis itu telah sampai di kantin. Mereka melihat ke sekeliling ada satu meja yang kosong. Mereka berjalan ke arah meja itu tetapi ada segerombol laki-laki yang menghalangi mereka.
"Hai nona nona, jangan pergi dulu, ingin bermain bersama kami?"
"Mau apa kalian?!" Ucap Lisa kesal, para namja itu tertawa.
"Hanya ingin bermain-main dengan kalian" ucap namja itu lalu menggenggam tangan Rosé tiba-tiba.
"Hei lepaskan!"
Salah satu namja lagi memegang tangan Jisoo dan Lisa dengan kuat.
"Apa-apaan kalian ini!?" Ucap Jisoo kesal.
Mereka di tarik paksa oleh para laki-laki itu. Orang-orang disekitar mereka hanya diam karena takut untuk melawan preman sekolah itu.
"Lepaskan mereka!"
"Jane?" Ucap Lisa terkejut.
"Kau ingin ikut bermain dengan kami juga nona?" Tanya salah satu namja itu, sedangkan Jennie hanya mengabaikannya.
"Lepaskan mereka, mereka hanya ingin makan disini, kenapa kalian yang repot mengurusi mereka?"
"Memangnya apa urusanmu hah? Berani sekali kau" namja itu ingin menendang kaki Jennie tetapi terlebih dahulu Jennie menendang kakinya sampai namja itu terjatuh.
Jennie berjalan dan mendekat pada segerombol laki-laki itu. Ia melepas kacamatanya kemudian menatap para namja itu dengan tatapan membunuh.
"Ku peringkatkan kalian, jika aku melihat kalian mengganggu mereka lagi, kalian tidak akan hidup setelahnya" ucap Jennie sedikit berbisik tetapi dapat di dengar oleh Rosé Jisoo Lisa dan segerombol namja itu.
Para namja itu menelan saliva mereka susah payah, lalu melepas pelan genggaman mereka dari tangan Lisa Jisoo dan Rosé kemudian lari pergi dari kantin.
Setelah para namja itu pergi, Jennie menaruh kacamatanya di kantong saragamnya, ingin beranjak pergi dari kantin tetapi Lisa menahannya.
Jennie menatap Lisa dingin, Lisa pun seketika membisu karena tatapan mengerikan itu.
"Go-gomawo Jane"
"Tatapannya begitu mengerikan sehingga orang-orang takut padanya" ucap Rosé tercengang.
Setelah itu mereka memesan makanan dan mulai memakannya.
*
*
*
*
*
Hehe
Maap pendek:)
Otak lagi macet..
Vomentnya..
Muka author pas ngetik: 👁️_👁️
KAMU SEDANG MEMBACA
Psychopath
Misterio / SuspensoGadis itu cantik namun.. Orang-orang takut padanya? Karena satu perbuatan yang tidak ia sadari. Menyebabkan semua orang sangat takut padanya. Ini seperti.. Sleep walking? Tidak, ini bukan sleep walking. Ia tidak tidur. Ia tahu apa yang dilakukan...
