Sambungan Telepon

730 127 25
                                        









By
hyyeye










“H-halo..?”

“Ya halo, ada yang dapat kami bantu?”

“Eumm begini, sejujurnya ini pertama kalinya aku menelepon ke nomor darurat seperti ini, namun beberapa hal menjadi sangat mengganggu akhir-akhir ini.”

“Baik, dimengerti. Dengan siapa saya bicara?”

“Kim Taehyung. Aku tinggal di Jamsil. Aku mendengar jika ada polisi patroli yang bertugas di daerah ini. Jadi aku putuskan untuk menelepon.”

“Ini dengan Letnan Jeon. Jadi Taehyung-ssi, bisa ceritakan detail hal mengganggu yang kau maksud?”

“Mungkin ini hanya terdengar seperti ilusi, tetapi aku bersumpah jika aku terus merasa diawasi akhir-akhir ini. Yeah—anda tahu? Sejenis stalker. Kurasa dia beberapa kali menyusup dan aku mulai khawatir oleh suatu hal.”

“Sesuatu seperti apa misalnya, Taehyung-ssi?”

“Ini seperti dia mengancam privasiku. Dia sepertinya masuk ke dalam rumah dan menggeledah kamarku. Dia juga meninggalkan kertas-kertas berisikan kalimat penuh obesesi dan ancaman.”

“Apa kau masih menyimpan kertas-kertas itu?”

“Tentu aku masih menyimpannya. Aku bahkan masih terbayang tinta merah yang digunakannya untuk menuliskan kata cinta padaku!”

“Oh—Taehyung-ssi, bukankah itu terdengar seperti mengada-ada?”

“Aku diikuti nyaris kemanapun aku pergi. Dan ini sangat menggangu, aku nyaris saja gila! Anda tidak mengerti, Letnan Jeon!”

“Panggil aku Jeongguk.”

“Huh?”

“Kau tidak perlu memanggilku seperti itu, baby. Kau bilang masih mengingat suratku? Aku tersentuh.”

“A-apa?! Tolong jangan bermain-main!”

“Kulihat kau membeli gembok baru. Oh—dan aku lebih suka piyama rillakuma yang kau kenakan kemarin malam, sayang. Walaupun piyama Tata malam ini juga terlihat menggemaskan padamu.”











.

Your NightmareTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang