Dengan perubahan.
Penulis: Gretelsweetz
Aplikasi ini amat menarik. Kalian harus mencobanya. Apalagi jika kalian kesepian.
Pertama-tama terlihat wajah seorang wanita cantik, tetapi senyumnya tampak dipaksakan sehingga Jungkook menggesernya ke kiri.
Gambar berikutnya seorang wanita berkulit kecokelatan yang mengedipkan mata pada kamera. Ia tersenyum konyol sambil mengacungkan dua jari ke atas tanda “Peace”. Iatertawa. Lucu. Dan mem- bookmark halaman untuk ia lihat lagi nanti, lalu bergeser ke halaman berikutnya.
Sudah jelas pencipta aplikasi ini terinspirasi oleh Tinder, tetapi aplikasi itu terlalu mainstream dan ia terlalu malu jika bermain Tinder dan orang-orang akan mengetahui jika ia belum punya pacar.
Situasi ini sangat sulit dan tak hanya ia yang berjuang dengan masalah ini. Banyak juga teman-temannya juga mengalaminya. Mungkin karena itu aplikasi yang sangat eksklusif ini dibuat.
Bagaimanapun, bahkan orang kaya pun membutuhkan cinta.
Jungkook tidak mengerti mengapa ia tak pernah mendapatkan pacar. Bukannya ia suka pilih-pilih (oke, mungkin ia terlalu pemilih). Ia bujangan yang sukses dan paras yang tampan, namun amat susah baginya menggaet pasangan. Mungkin karena Jungkook amat pemalu dan tak percaya diri. Ya, mungkin itu sebabnya. Ia selalu sukar untuk bersosialisasi.
Jungkook terus menggesekkan jarinya ke atas layar. Tak ada yang cocok dengan seleranya. Yang ini, terlalu pendek. Yang ini, terlalu tua. Yang ini, wajahnya kurang cantik. Dan lainnya lagi.
Namun jarinya terhenti ketika ia melihat wajahnya. Seorang pria. Benar, masih muda dengan rambut kebiruan yang bergelombang. Senyumnya sangat manis dan oh … dia sangat cantik!
Tidak peduli bahwa ia adalah manusia bergender sama dengannya. Pemuda itu terlalu sayang untuk dilewatkan. Lihat saja senyumannya yang imut itu.
Jungkook membaca deskripsinya. Namanya adalah Kim Taehyung, nama yang indah. Umurnya benar 19 tahun dan masih kuliah. Lebih muda darinya, Dia suka membaca, mendengarkan musik, dan nonton Netflix. Jungkook tertawa. Itu juga hobinya. Mungkin kami akan cocok, pikirnya. Dan yang lebih sempurna lagi, mereka tinggal di kota yang sama!
Dengan jemari yang bergetar gugup, ia akhirnya menggeser layar ke kanan.
Suara SIRI mulai muncul.
"Silakan login dengan nomor akun Anda."
Jungkook melakukannya.
"Selamat datang, Mr. Jeon. Apa Anda ingin berbicara dengan Mr. Kim? Jika iya, silakan katakan ‘Ya’!”
"Ya." jawabnya dengan suara gugup. Baru kali ini ia melakukannya.
Ada jeda panjang dan kemudian suara pria muda terdengar di telepon. Berat namun sangat halus
"TO … TOLONG AKU! KUMOHON SIAPAPUN … TOLONG AKU!!!” suara gemerincing rantai terdengar di sela-sela jeritannya.
Jungkook tersenyum. Suaranya benar-benar menggoda.
“Sebelumnya kami mohon untuk hanya menggunakan pisau. Senjata api meninggalkan jejak bubuk mesiu yang mudah dikenali oleh polisi. Saat ini tawaran untuk Mr. Kim adalah $50.000. Apakah Anda ingin mengajukan penawaran?
"Ya. Tempatkan tawaran seharga $200.000!”
