Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. _o0o_ .
Entah mimpi apa Li Yue semalam. Kini, taman bunga di kediamannya dipenuhi orang-orang, mulai dari Huang Ji dan Lu Si, setelah itu kedua kakak beradik Lin, disusul oleh paman mereka serta Huo Li, dan yang terakhir datang, tamu tidak diundang sekaligus tidak diharapkan, sang pemimpin Kekaisaran besar Feng serta antek-anteknya.
Terhitung ada 11 kepala di gazebo ini, termasuk ia dan Ye Lin yang baru saja tiba membawa teh pesanannya. Untung sebelum Kaisar dan bawahannya datang, Li Yue sudah meminta teh tambahan, untuk tempat minum mereka pun sudah tersedia, karena Li Yue sudah terbiasa menempatkan banyak cangkir di taman ini.
Li Yue tak mengharapkan mereka semua berkumpul di satu waktu. Karena saat ini, Feng Wu Lan tengah menatap Xing He dan juga Huo Li dengan tatapan curiga.
Tentu kedua pria itu juga menyadari bahwa sang Kaisar tengah menatap mereka. Tapi, Xing He dan Huo Li sudah berusaha bersikap biasa dan tidak tegang.
Li Yue takut jika nanti Feng Wu Lan mengetahui identitas asli Huo Li, terlebih jika Feng Wu Lan juga mengetahui apa yang sudah ia perintahkan pada Xing He, bisa hancur semua rencana yang disusunnya selama ini.
Li Yue tidak mau itu terjadi, rencananya saja baru saja dimulai. Li Yue harus bisa mengalihkan perhatian Feng Wu Lan dari mereka berdua.
"Yang Mulia, apa teh yang saya sajikan tidak enak. Anda belum meminumnya sedikitpun," tegur Li Yue mencoba menarik perhatian Feng Wu Lan.
Namun, bukan hanya Feng Wu Lan yang mengalihkan perhatiannya, tapi semua orang.
"Kakak belum meminumnya?!" heboh Huang Ji. Ia tak sangka jika kakaknya itu belum mencicipi teh buatan kakak iparnya.
Feng Wu Lan menggeleng polos, apa harus seheboh itu karna tidak meminum teh keruh di depannya? Toh bukan dia saja yang belum mencicipinya, Zhao Ling dan Zian Lin yang duduk di barisannya juga belum mencicipinya.
"Kalian berdua juga?" tunjuk Huang Ji pada Zhao Ling dan Zian Lin. Perlu diketahui, jika posisi duduk mereka adalah dua baris, di gazebo Li Yue, terdapat 10 kursi panjang yang saling berhadapan.
Tapi kini, hanya ada 8 orang yang menempatinya. Karna Li Yue sudah memerintahkan Ye Lin untuk mengajak Lin Meng dan Lin Jiang bermain, ia tak mau jika kedua anak itu menjadi korban tatapan penasaran sang Kaisar.
Sedangkan paman mereka masih duduk bersama Huo Li, Lu Si dan Li Yue di satu baris kursi yang sama, begitupun sebaliknya, Huang Ji bersama ketiga tamu tak diundang duduk bersama.
Dengan posisi, Li Yue yang berada paling samping kanan, berlanjut ke Lu Si, lalu Huo Li dan yang paling kiri adalah Xing He.
Sedangkan posisi di seberang, Feng Wu Lan, lah yang berada di samping kanan kemudian Huang Ji lalu Zhao Ling dan yang terakhir Zian Lin.