Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Note: disarankan untuk membaca ulang part 47-48 bagi yang lupa nama tokoh
Thanks for ⭐Vote⭐ and Enjoy this part:)
_o0o_
Cahaya dari lilin menemani sepasang ibu dan anak yang berada di ruangan pribadi Li Yue. Malam semakin larut tidak membuat sang ibu menjauh dari anaknya yang sedang menutup mata damai.
"Pelayan mengatakan anda belum makan malam," ucap Li Yue seraya meletakkan nampan berisi makanan di meja yang ada.
"Tidak baik makan berat saat tengah malam, Permaisuri."
"Saya membawa cemilan," kata Li Yue membalas ucapan Ibu Suri. "Ukuran tempat tidur saya cukup untuk 2 orang," tambahnya kemudian keluar dari ruangan pribadinya.
Dikarenakan Ibu Suri dan Lu Si menggunakan kamar Li Yue, Ye Lin dan beberapa Pelayan membersihkan kamar tamu untuk digunakan sebagai tempat Li Yue beristirahat sementara.
Li Yue merebahkan dirinya di ranjang berukuran sedang yang malam ini ia gunakan. Feng Wu Lan sudah memberikan perintah untuk melakukan pencarian pada Selir Tang di ibukota.
Rencana untuk bertemu Xing He dan Xia Yu malam ini harus ia undur karena Prajurit yang dikirim oleh Feng Wu Lan mengisi setiap sudut kediamannya. Pemimpin kekaisaran Feng itu betul-betul menepati janjinya pada Ibu Suri.
Ia bukannya takut pada Feng Wu Lan, toh pria itu sudah mengetahui rahasianya. Pertemuan Li Yue dengan Xing He dan Xia Yu bisa diundur. Saat ini Li Yue hanya ingin memikirkan sedikit perubahan rencana yang sudah ia susun.
Tidak pernah terpikirkan bagi Li Yue jika Lu Si menjadi orang yang melihat aksi penculikan Selir Tang. Selain luka goresan yang Li Yue yakini disebabkan batang semak-semak, tidak ada luka serius lain di tubuh Lu Si.
Dari penjelasan Jenderal Zhao jika Lu Si melihat wajah pelaku penculikan Selir Tang, Li Yue tahu bahwa rencananya berhasil.
Saat mendengar kabar bahwa kakak dari Liu Ri ingin menggunakan jasa Xia Yu untuk menculik Selir Tang, Rencana brilian seketika muncul di kepala Li Yue.
Membunuh dua burung menggunakan satu batu. Permintaan dari Menteri Xi Li Yue jadikan kesempatan untuk menyingkirkan Selir Tang dan juga Liu Ri.
Li Yue tahu bahwa tak semudah itu untuk menyingkirkan putri Perdana Menteri itu, tapi patut dicoba pikirnya.
Li Yue tidak sabar menunggu matahari terbit serta sadarnya Lu Si dari tidurnya.
_o0o_
Matahari baru muncul sedikit dari ufuk timur, namun Li Yue sudah bangun dan kini berada di depan pintu kamarnya.
Sebelum masuk ia mengetuk terlebih dahulu kemudian membuka pintu. Dari posisinya ia melihat Ibu Suri dan Lu Si tidur bersama di ranjangnya.